**Borneonews - Palu**, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tengah tengah melakukan pengawasan terhadap proses produksi surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di wilayah tersebut. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tahapan produksi surat suara, mulai dari pembuatan, *packing*, hingga distribusi, berlangsung sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu Sulawesi Tengah, Ivan Yudharta, menegaskan pentingnya pengawasan tersebut saat ia melakukan inspeksi di lokasi percetakan logistik surat suara di Jakarta. Ia menyatakan, "Tugas kami adalah memastikan setiap langkah dalam proses produksi surat suara berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku."
Ivan melanjutkan bahwa pengawasan terhadap pencetakan surat suara khususnya untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah sangat krusial. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa surat suara yang diproduksi sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah.
"Kami melakukan pengawasan ini dengan cermat, memantau setiap tahapan dalam proses produksi surat suara," tambahnya. Ia juga menjelaskan bahwa jumlah surat suara yang akan dicetak untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur di Sulawesi Tengah mencapai 2.316.102 lembar.
Ivan menekankan kebutuhan untuk memastikan bahwa pencetakan surat suara tidak hanya tepat dalam jumlah tetapi juga memenuhi standar kualitas, termasuk bentuk dan nama pasangan calon yang telah disetujui oleh KPU. "Logistik surat suara harus dipastikan memiliki jumlah yang tepat serta kualitas material yang baik, termasuk gambar dan teks yang sesuai untuk setiap pasangan calon," ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa pengawasan produksi surat suara merupakan bagian dari serangkaian pengawasan tahapan Pilkada 2024 yang dilakukan oleh Bawaslu secara sistematis. Tanggung jawab pengawas mencakup pengawasan proses pencetakan surat suara hingga tahap distribusi.
Lebih lanjut, Ivan mengingatkan perlunya pemenuhan batas waktu dalam proses distribusi, sehingga semua surat suara dapat tiba di provinsi dan terdistribusi ke masing-masing kabupaten atau kota tepat waktu.
Sebelumnya, KPU Provinsi Sulawesi Tengah telah menetapkan jumlah pemilih tetap untuk Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 mencapai 2.255.639. Dari total tersebut, 1.149.644 merupakan pemilih laki-laki dan 1.105.995 adalah pemilih perempuan. Sebaran pemilih tersebut terdiri dari 13 kabupaten dan kota, dengan total 5.496 tempat pemungutan suara (TPS).
ANTARA
Bawaslu Sulawesi Tengah Awasi Produksi Surat Suara Pilkada 2024
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
KPU Kotim Musnahkan Surat Suara Lebih dan Rusak pada H-1 Pilkada
KPU Kobar Musnahkan Sisa Surat Suara Pilkada Serentak 2024
KPU Sukamara Musnahkan Surat Suara Rusak Dan Lebih Pilkada 2024
1.027 Surat Suara Pilkada Serentak 2024 Sukamara Dimusnahkan
KPU Seruyan Musnahkan 92 Surat Suara Rusak dan Lebih Jelang Pilkada 2024
Pj Bupati Murung Raya Hadiri Pemusnahan Surat Suara Lebih dan Rusak Jelang Pilkada 2024
Komentar (0)
Memuat komentar…







