**Borneonews - Lombok Tengah**, Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat dengan nomor urut 3, Lalu Muhammad Iqbal, atau yang akrab disapa Miq Iqbal, mengungkapkan komitmennya untuk mendorong pengembangan pariwisata secara berkelanjutan di wilayah NTB. Ia menekankan bahwa manfaat dari sektor pariwisata ini harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya pada waktu-waktu tertentu.
Miq Iqbal menjelaskan bahwa sangat penting untuk mengembangkan pariwisata yang tidak bersifat musiman. Saat berbicara dalam sebuah diskusi mengenai masa depan pariwisata di Lombok dan Sumbawa di Desa Sade, ia menyatakan, "Pariwisata harus berjalan sepanjang tahun, sehingga tidak hanya bergantung pada wisatawan yang datang pada periode Mei hingga September." Ini merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.
Lebih lanjut, Iqbal menggarisbawahi bahwa solusi untuk isu pariwisata tidak hanya terletak pada penciptaan destinasi baru, tetapi juga pada pengelolaan ekosistem pariwisata yang komprehensif. Ia memberikan contoh mengenai Desa Sade, di mana para wisatawan yang berkunjung lebih tertarik untuk mendapatkan pengalaman unik yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.
Sebagai bagian dari visi tersebut, calon gubernur ini merencanakan pengembangan sektor pariwisata melalui program *Meeting, Incentive, Conference, and Event* (*MICE*). Dengan menghadirkan kegiatan berskala nasional dan internasional ke Lombok dan Sumbawa, diharapkan lebih banyak wisatawan akan tertarik untuk berkunjung.
Iqbal yakin bahwa seluruh pemangku kepentingan dalam dunia pariwisata akan merasakan manfaat dari inisiatif ini, melalui kerjasama yang lebih erat dengan berbagai lembaga. Kolaborasi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dan mendukung keberlanjutan pariwisata di wilayah ini.
Miq Iqbal juga menegaskan sikap rendah hati meski hasil survei menunjukkan dirinya berada di posisi teratas. Ia menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk lebih giat menggalang dukungan dari masyarakat Nusa Tenggara Barat.
"Untuk saat ini, Desa Sade memang merupakan yang paling siap untuk dijadikan contoh dalam pengembangan desa wisata lainnya," sambungnya.
Di sisi lain, beberapa warga Desa Sade mengungkapkan aspirasi mereka terkait fasilitas pariwisata di kawasan tersebut. Azka, yang merupakan anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Sade, mengeluhkan kelangkaan Atap Alang Alang, yang kini sulit ditemukan.
Selain itu, mereka juga berharap ketika Lalu Iqbal menjabat sebagai gubernur, perluasan lahan parkir di Desa Sade dapat segera direalisasikan, mengingat saat ini lahan parkir yang ada dinilai masih kurang memadai untuk menampung pengunjung.
ANTARA
Komitmen Lalu Iqbal untuk Pengembangan Wisata Berkelanjutan NTB
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pengembangan Pariwisata Murung Raya Melalui RIPPARDA: Fokus pada Daya Tarik Wisata Lokal
Pj Bupati Murung Raya Survei Destinasi Wisata Potensial untuk Pengembangan Pariwisata
Kolaborasi Sukseskan Pengembangan Wisata di Puntun, kata Pj Wali Kota
Wabup Seruyan Tekankan Peran Pemuda dalam Membangun Daerah dan Bangsa
Faridawaty sebut Kalteng Butuh Pemimpin Muda yang Berani Membawa Perubahan
Dislutkan Kalteng Perkuat Transparansi Informasi Publik Melalui Inovasi Pelayanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







