**Borneonews - Moskow**, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Lloyd J. Austin III, telah menyatakan keprihatinan yang mendalam terkait serangan militer Israel terhadap pasukan *UNIFIL*, yang merupakan angkatan bersenjata penjaga perdamaian PBB. Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di Jalur Gaza. Pernyataan tersebut disampaikan oleh pihak Pentagon pada hari Sabtu.
Pernyataan Austin itu muncul setelah komunikasi langsung dengan Menteri Pertahanan Israel pada tanggal 12 Oktober. Dalam diskusi tersebut, ia menyoroti insiden yang merugikan di kawasan tersebut serta situasi kritis yang dihadapi oleh warga Gaza. Sekretaris Pers Pentagon, Mayor Jenderal Patrick Ryder, menjelaskan bahwa Menteri Pertahanan AS juga merasakan duka atas tewasnya dua tentara Lebanon dalam kejadian tersebut.
Austin menggarisbawahi pentingnya menjaga keselamatan pasukan *UNIFIL* dan Angkatan Bersenjata Lebanon, sekaligus mendesak agar Israel segera melakukan pendekatan melalui jalur diplomatik untuk meredakan ketegangan yang sedang berlangsung. Ia juga menekankan perlunya tindakan konkret untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang mendalam di Gaza.
Lebih lanjut, Menteri Pertahanan Austin menegaskan kembali komitmen yang kuat dan berkelanjutan dari Amerika Serikat terhadap keamanan Israel, sebuah penegasan yang menunjukkan dukungan AS di tengah situasi yang semakin kompleks ini.
ANTARA
Menteri Pertahanan AS Serukan Diplomasi dan Kepedulian Gaza
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PBB Serukan Pemimpin Dunia Mobilisasi Kekuatan Akhiri Genosida Gaza
Kepedulian Universitas Palangka Raya Terhadap Anak Putus Sekolah
Diplomasi Jokowi, Membangun Ekonomi dan Kerjasama Internasional
Bank Indonesia Kalteng Dukung Pemberdayaan Masyarakat dan Kepedulian Sosial
AS Kirim Sistem Pertahanan Udara THAAD ke Israel untuk Tingkatkan Keamanan
Pentingnya Pertahanan Kuat bagi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia
Komentar (0)
Memuat komentar…







