BORNEONEWS, Nunukan - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan hotspot atau titik api yang sering terdeteksi di wilayah provinsi paling muda di Indonesia itu, sirna disapu hujan selama dua pekan terakhir.
"Selama musim hujan sejak dua pekan ini hotspot menghilang dan tidak tampak lagi di Kaltara," ujar Muhammad Taufik, observer BMKG Nunukan, Senin (29/8/2016).
Taufik juga menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kaltara tahun ini memang tak separah tahun lalu. "Pada tahun 2015, biarpun musim hujan, tetap ada titik api yang terdeteksi, meskipun hanya sehari panas matahari. Sekarang ini benar-benar tidak ada sama sekali selama musim hujan sejak dua pekan ini," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, penemuan titik api di Kaltara juga mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, hal ini juga dipengaruhi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla. (ANT/B-10)
Hujan Dua Pekan, Titik Api Lenyap dari Bumi Kaltara
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Tiga Jam Hilangkan Debu dan Titik Panas di Katingan
Titik Api Di Kobar Nihil, Selamat Datang Musim Hujan
Satu Heli Water Bombing Tiba di Lanud Iskandar Pangkalan Bun Pekan Ini
Hotspot di Kotawaringin Barat Terpantau Nihil karena Terguyur Hujan
Intensitas Hujan Menurun, Kasus Karhutla di Kotim Kembali Terjadi
Dua Titik Api Karhutla di Kotawaringin Barat Digempur Water Bombing
Komentar (0)
Memuat komentar…

