BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya optimis dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2025.
Berbagai strategi telah disiapkan untuk mencapai target tersebut. Salah satu fokus BPPRD adalah memaksimalkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi dua jenis pajak yang potensial untuk digali lebih dalam.
Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menjelaskan bahwa potensi pendapatan dari kedua jenis pajak tersebut masih sangat besar.
"Kami yakin dengan berbagai upaya yang dilakukan, target peningkatan PAD dapat tercapai," katanya, Kamis, 30 Januari 2025.
Untuk mencapai target tersebut, BPPRD akan melakukan berbagai upaya, antara lain intensifikasi pengawasan terhadap wajib pajak, sosialisasi peraturan perpajakan, serta optimalisasi pelayanan kepada wajib pajak.
Selain itu, BPPRD juga akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terkait, seperti kepolisian dan instansi pemerintah lainnya, untuk meningkatkan efektivitas dalam penagihan pajak.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, BPPRD optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dan mendukung pembangunan Kota Palangka Raya. (HENDRI/j)
BPPRD Palangka Raya Bidik Pajak Kendaraan Bermotor Tingkatkan PAD 2025
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dewan Imbau Masyarakat Tertib Bayar Pajak Kendaraan Bermotor
BPPRD Palangka Raya: Realisasi Tarif Pajak Galian C Tertinggi untuk Zirkon, Terendah Tanah Urug
BPPRD Palangka Raya Lakukan Pendataan Terhadap 17 Objek Pajak Galian C
DPRD Palangka Raya Imbau Masyarakat Tertib Bayar Pajak Kendaraan
DPRD Kotim Berharap Alat Pemantau Transaksi Pajak Dapat Tingkatkan PAD
BPPRD Palangka Raya Lakukan Jemput Bola Pembayaran PBB P2 di Kelurahan Pager
Komentar (0)
Memuat komentar…







