BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt. Direktur RSUD Doris Sylvanus, Suyuti Syamsul menyampaikan bahwa arahan Menteri Kesehatan tentang penanggulangan COVID-19 tidak menjadi pembahasan utama dalam pertemuan dengan Gubernur Kalimantan Tengah.
Menurutnya, Gubernur lebih memfokuskan arahannya pada penyelesaian masalah internal rumah sakit, terutama terkait pelayanan dan keuangan.
“Fokus Gubernur lebih diarahkan pada penyelesaian masalah internal rumah sakit, sementara penanganan COVID-19 menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan,” ujar Suyuti di Palangka Raya, baru baru ini.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi terkait COVID-19 telah dilakukan oleh instansi terkait secara terpisah dan tidak dibahas dalam agenda utama sidak Gubernur.
Gubernur juga telah memerintahkan penyelesaian utang sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan rumah sakit secara menyeluruh.
RSUD Doris diketahui telah mengurangi beban utang sekitar Rp40 miliar dalam lima bulan terakhir dan menargetkan penyelesaian hingga akhir tahun.
Kondisi stok obat juga disebut masih aman dan efisien, meskipun ada beberapa kekosongan obat tertentu. “Kami juga sedang melakukan berbagai langkah efisiensi agar semua persoalan ini bisa diselesaikan secepat mungkin,” jelas Suyuti. (HERMAWAN DP/R)
RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya Fokus Benahi Internal, Isu COVID-19 Tak Jadi Prioritas Pertemuan
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dies Natalis PBSI Universitas Palangka Raya 2025 Gelar Perlombaan Internal Penuh Semangat Seni
Bupati Kapuas Tinjau Pembangunan RSUD, Fokus pada Peningkatan Fasilitas dan Penataan Lingkungan
95 Usulan Utama Reses Dapil II Palangka Raya Fokus pada Kondisi Infrastruktur
Dapil III DPRD Palangka Raya Kawal 65 Usulan Reses, Fokus Infrastruktur, Sosial, dan Pendidikan
Integritas dan Budaya 5S Jadi Fokus BKPSDM Kota Palangka Raya
Perwosi Palangka Raya Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Fokus Pembinaan Atlet Wanita
Komentar (0)
Memuat komentar…







