BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) kinerja pekerjaan konstruksi cetak sawah Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di aula Dinas TPHP Provinsi Kalteng itu dipimpin langsung Kepala Dinas TPHP Rendy Lesmana dan dihadiri tim pengawas, tim teknis cetak sawah, serta penyedia jasa.
“Progres pekerjaan di lapangan masih landai. Salah satu kendala utama adalah minimnya alat berat yang dimiliki penyedia jasa,” kata Rendy Lesmana di Palangka Raya, baru-baru ini.
Dari target 93.496 hektar lahan cetak sawah tahun ini, baru sekitar 67.149 hektar yang masuk tahap kontrak kerja.
Evaluasi dilakukan dalam tiga desk, yaitu perusahaan prioritas, perusahaan dengan kontrak segera berakhir, serta perusahaan yang memiliki sisa waktu pelaksanaan cukup panjang.
Rendy menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dan meminta tim pengawas dari perguruan tinggi meningkatkan pengawasan agar program berjalan optimal.
Rapat juga menyepakati jadwal ulang pekerjaan, pemetaan lahan yang belum dikerjakan, dan peningkatan koordinasi lintas lembaga. (HERMAWAN DP/j)
Dinas TPHP Kalteng Evaluasi Kinerja Cetak Sawah, Temukan Kendala Minimnya Alat Berat
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wagub Kalteng Ingatkan Laporan Progres Cetak Sawah Harus Sesuai Fakta
Presiden Beri Atensi Khusus terhadap Progres Cetak Sawah di Kalteng
Kalteng Jadi Daerah dengan Alokasi Anggaran Cetak Sawah Terbesar di Indonesia
Kejati Kalteng Ingatkan Integritas dan Akuntabilitas Program Cetak Sawah
Dinas TPHP Kalteng Awasi Mutu Beras SPHP Bulog
Dinas TPHP Kalteng Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pembagian Bibit Cabai
Komentar (0)
Memuat komentar…







