BORNEONEWS, Palangka Raya – Aplikasi PENA KALTENG menjadi instrumen penting dalam pemantauan revitalisasi pendidikan yang disampaikan Wagub H. Edy Pratowo dalam Rakor Kepala Daerah Kemendikdasmen.
Ia menjelaskan bahwa aplikasi tersebut memuat data mengenai SMA, SMK, dan SKh sebagai dasar evaluasi dan monitoring pelaksanaan digitalisasi pendidikan.
Langkah ini dilakukan bersamaan dengan penyebaran papan tulis interaktif yang mencapai total 5.131 unit selama 2024–2025.
Menurutnya, digitalisasi di Kalteng juga melibatkan pemasangan panel surya dan jaringan Starlink di daerah yang belum terjangkau listrik dan internet.
Wagub menyebutkan bahwa seluruh upaya tersebut dirancang untuk memastikan tidak ada ketimpangan layanan pendidikan dari kota hingga pelosok.
“Harapannya di masa-masa datang, anak-anak dari Kalimantan Tengah siap untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” ucapnya, seperti dikutip Borneonews pada Senin, 17 November 2025. (HERMAWAN DP/H)
PENA Kalteng Jadi Instrumen Pemantauan Revitalisasi Pendidikan SMA/SMK/SKh
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wagub Kalteng Tegaskan LHP BPK Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kotim Berdasarkan Pendidikan, Lulusan SMA Masih Rendah Terserap
DPRD Sebut PAD Jadi Instrumen Strategis Pembangunan Kalteng Usai Pemangkasan Dana Transfer dari Pusat
Pansus DPRD Dorong Pemko Palangka Raya Segera Selesaikan Hasil Pemantauan BPK RI
Harga Elpiji dan Minyak Goreng Jadi Perhatian Saat Pemantauan Pangan Ramadan
Menteri KKP Tegaskan VMS Jadi Instrumen Perlindungan Nelayan di Laut
Komentar (0)
Memuat komentar…







