BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong penguatan ketahanan pangan dan energi melalui kolaborasi dalam Misi Dagang bersama Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan, berbagai program prioritas diarahkan untuk meningkatkan kemandirian pangan sekaligus mendukung kebijakan energi nasional.
“Kami meyakini penguatan hilirisasi industri kelapa sawit melalui program B50 akan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional,” kata Agustiar Sabran di Palangka Raya, Kamis, 23 April 2026.
Ia menjelaskan, selain pengembangan sektor energi, pemerintah juga mengembangkan program pertanian berbasis food estate serta demplot terpadu di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
Program tersebut diarahkan sebagai model pengembangan ekonomi berbasis kawasan yang terintegrasi guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta mendorong kemandirian pangan.
Melalui kolaborasi dengan Jawa Timur, pemerintah berharap upaya tersebut dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (HERMAWAN DP/j)
Kolaborasi Dagang Dinilai Dapat Dorong Ketahanan Pangan dan Energi
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
MPR Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sawit Tetap Jadi Andalan, Pengamat Nilai Perannya Besar bagi Ekonomi hingga Ketahanan Energi
Mentan: Hilirisasi Sawit Perkuat Ketahanan Energi-kesejahteraan Petani
Akademisi: Pengembangan Sawit Bermanfaat untuk Gizi, Ketahanan Energi
Era B50, dari Ketahanan Energi hingga Posisi Baru RI di Panggung Dunia
Pasar Inflasi Kobar Diminati Warga dan Dinilai Efektif Jaga Harga Pangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







