BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus mematangkan strategi untuk mendongkrak penilaian Indeks Pencegahan Korupsi Daerah.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan merapikan standarisasi instrumen keuangan melalui penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) Fisik dan Non-Fisik guna mewujudkan APBD yang transparan dan akuntabel.
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengungkapkan bahwa pengelolaan anggaran yang bersih merupakan aspek krusial yang dipantau ketat oleh pusat.
"Saat ini, sistem penyusunan APBD yang akuntabel menjadi indikator penting dalam penilaian MCSP yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kemendagri dan BPKP," katanya, Rabu, 3 Juni 2026.
Penerapan ASB Fisik dan Non-Fisik ini memiliki makna yang sangat strategis dalam meminimalisir celah penyimpangan. Instrumen ini memperketat pengawasan sejak dini, seiring dengan meningkatnya tuntutan publik terhadap keterbukaan dan akuntabilitas tata kelola keuangan di lingkungan pemerintah kota.
"Melalui sistem ini, Pemko Palangka Raya ingin menggeser paradigma menuju penganggaran berbasis prestasi kerja. Penilaian yang objektif akan diberlakukan untuk menguji kewajaran setiap usulan program, kegiatan, hingga alokasi dana yang diajukan oleh dinas atau perangkat daerah agar tidak terjadi pemborosan," jelasnya.
Hasil akhir dari penyusunan ASB ini nantinya akan mengikat dan wajib dijadikan acuan utama bagi seluruh instansi dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
Dengan penataan anggaran yang lebih ketat dan terukur ini, Arbert berharap seluruh perangkat daerah dapat mengimplementasikan ASB secara optimal.
Komitmen ini diharapkan tidak hanya menaikkan rapor pencegahan korupsi daerah, tetapi juga menghasilkan serapan anggaran yang berkualitas demi percepatan pembangunan kota. (HENDRI/j)
Pemko Palangka Raya Rapikan Standar Anggaran Indeks Pencegahan Korupsi
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Nilai Antikorupsi Palangka Raya 96,5, Subandi Minta Perkuat Pencegahan Korupsi
Fraksi Gerindra Apresiasi Pemko Palangka Raya, Kebijakan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
BBPOM Palangka Raya Gelar Monitoring KKPA, Perkuat Pemahaman dan Percepat Pemenuhan Standar Pangan Aman
ASN Palangka Raya Diminta Percepat Realisasi Anggaran dan Siapkan Program 2027
DPRD Palangka Raya Dorong Penambahan Anggaran Karhutla di APBD Perubahan
Realisasi APBD 2026 Baru 40,46 Persen hingga Juli, Khemal Nasery Soroti Serapan Anggaran Palangka Raya
Komentar (0)
Memuat komentar…







