BORNEONEWS, Palangka Raya – Tingginya inflasi di Kalimantan Tengah dinilai perlu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta stabilitas harga kebutuhan pokok.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden mengatakan kondisi inflasi juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sehingga perlu ditangani secara bersama-sama.
“Inflasi yang tinggi secara langsung berdampak pada daya beli masyarakat dan memengaruhi stabilitas kebutuhan pokok. Karena itu, kita harus mengidentifikasi komoditas penyumbang utama inflasi dan menyusun langkah-langkah yang efektif untuk mengendalikannya,” ujarnya seperti dikutip borneonews pada Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut Linae, rapat pengendalian inflasi menjadi forum evaluasi bersama untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kenaikan inflasi yang terjadi di Kalimantan Tengah.
Selain mengidentifikasi penyebab, rapat tersebut juga bertujuan merumuskan langkah konkret yang dapat segera dilaksanakan oleh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Ia menegaskan seluruh pihak perlu berkolaborasi sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. (HERMAWAN DP/y)
Linae: Inflasi Tinggi Langsung Pengaruhi Daya Beli Masyarakat
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gerakan Pangan Murah Jadi Langkah Pemkab Lamandau Jaga Daya Beli Masyarakat
Gubernur Kalteng Dorong Daya Beli Masyarakat Tetap Terjaga
Gerakan Pangan Murah di Kotim Bantu Jaga Daya Beli Masyarakat
Pemko Palangka Raya Sebar 6.000 Paket Pangan Murah Jaga Harga dan Daya Beli
Pasar Inflasi Kobar Sediakan Sembako dan LPG, Gas 3 Kg Khusus Masyarakat yang Berhak
Wamen Ekraf Ajak Masyarakat Bangga Beli dan Gunakan Produk Lokal
Komentar (0)
Memuat komentar…







