BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya berkomitmen penuh untuk memajukan sektor pariwisata daerah secara berkelanjutan.
Fokus utama saat ini diarahkan pada penataan dan pengelolaan destinasi wisata agar menjadi kawasan yang bersih, aman, dan nyaman bagi setiap wisatawan yang berkunjung, baik lokal maupun mancanegara.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian daerah.
Namun, potensi tersebut tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan pelayanan dan fasilitas pendukung yang memadai serta memenuhi standar kesehatan dan keamanan.
"Kami ingin memastikan seluruh objek wisata di Palangka Raya tidak hanya menyuguhkan keindahan alam atau budaya, tetapi juga memberikan jaminan kenyamanan. Oleh karena itu, pengelolaan yang bersih, aman, dan nyaman menjadi harga mati yang harus diwujudkan," katanya, Senin, 22 Juni 2026.
Lebih lanjut, Fairid menjelaskan salah satu aspek krusial yang kini tengah dibenahi secara serius adalah ketersediaan fasilitas toilet umum yang higienis.
Menurutnya, kebersihan toilet di area wisata sering kali menjadi tolok ukur utama penilaian wisatawan terhadap keseriusan pengelola dalam menjaga kenyamanan dan standar kesehatan lingkungan.
Selain fasilitas sanitasi, sistem pengelolaan sampah di area wisata juga menjadi perhatian utama Pemko Palangka Raya.
Wali Kota menginstruksikan dinas terkait untuk memperbanyak tempat pembuangan sampah terpadu di kawasan wisata dan memastikan pengangkutan sampah dilakukan secara berkala agar tidak terjadi penumpukan yang mengganggu estetika.
Fairid mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pengelola objek wisata dan pelaku UMKM, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, pengelola, dan kesadaran pengunjung adalah kunci utama dalam menciptakan pariwisata Palangka Raya yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. (HENDRI)
CAPTION:
Tingkatkan PAD, Pemko Palangka Raya Fokus Benahi Sektor Pariwisata
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Ungkap Backlog Rumah Palangka Raya Capai 36.265 Unit, 4.641 KK MBR Belum Punya Hunian Layak
Rana Muthia Pertanyakan Strategi Pemko Palangka Raya Naikkan PAD Tanpa Bebani Masyarakat
Pemkab Kotim Perpanjang Kerja Sama dengan Universitas Gunadarma, Fokus Benahi Data Aset Daerah
Karhutla Mendekati Permukiman, Relawan Fokus Lindungi Anak-Anak Palangka Raya
8 Fraksi DPRD Palangka Raya Sepakat atas Jawaban dan Penjelasan Pemko
Alat Berat Pertanian Bisa Jadi Strategi Pemko Palangka Raya Tekan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







