BORNEONEWS, Palangka Raya - Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog secara nasional tercatat sekitar 4,9 juta ton per 5 September 2026.
Stok tersebut tersebar di jaringan pergudangan Bulog di seluruh Indonesia dan dinilai cukup kuat untuk mendukung pengendalian pasokan beras.
Sementara itu, penyaluran beras SPHP secara nasional periode 2026 hingga 5 September 2026 telah mencapai sekitar 756 ribu ton.
Kekuatan stok tersebut memberikan ruang bagi Bulog melakukan intervensi pasar secara terukur, terutama ketika terjadi tekanan harga atau peningkatan kebutuhan masyarakat.
Selain beras SPHP, Bulog mendorong penguatan pasokan beras premium dan sejumlah komoditas pangan lainnya agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
Di Kalimantan Tengah, total ketersediaan beras Bulog saat ini sekitar 15.435 ton, sedangkan penyaluran beras SPHP sejak Maret hingga 4 September 2026 telah mencapai lebih dari 6.649 ton. (HERMAWAN DP/H)
Stok CBP 4,9 Juta Ton, Bulog Kalteng Klaim Punya Ruang Perkuat Intervensi Pasar
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sukardi Gau: Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Keberagaman, Kalteng Punya 30 Bahasa Daerah
Bulog Kalteng Serap 350 Ton Jagung Pakan, Baru 12,97 Persen dari Target
BI dan Bulog Jaga Harga Kalteng Tak Tembus HET
Kalteng Diusulkan Perbanyak Ruang Udara Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla
Bulog Kalteng Serap 350 Ton Jagung Pakan, Baru 12,97 Persen dari Target
Lapor Pak Gubernur Kanal Sarana Pemprov Kalteng Kalteng Buka Ruang Kritik Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







