BORNEONEWS, Sampit – Harga telur ayam ras di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat harga jual di tingkat pedagang terus bergerak naik.
Salah seorang pedagang telur di Kota Sampit, Nirah, mengatakan kenaikan terjadi pada beberapa ukuran telur yang dijualnya.
Untuk telur dengan berat 10,5 kilogram, harga sebelumnya berada di kisaran Rp260 ribu, kemudian naik menjadi Rp270 ribu dan kini mencapai Rp275 ribu.
Sementara itu, telur dengan ukuran 12 kilogram yang sebelumnya dijual sekitar Rp285 ribu, kini naik menjadi Rp295 ribu.
"Naiknya bertahap dalam minggu ini. Yang 10,5 kilogram dari Rp260 ribu naik Rp270 ribu, sekarang sudah Rp275 ribu. Kalau yang 12 kilogram dari Rp285 ribu sekarang Rp295 ribu," ujarnya, Rabu, 7 Oktober 2026.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga pakan ayam di wilayah Kotawaringin Timur. Kondisi tersebut berdampak terhadap harga telur yang diterima pedagang dan kemudian diteruskan kepada konsumen.
Lebih lanjut, ia mengatakan pergerakan harga telur perlu menjadi perhatian karena telur merupakan salah satu kebutuhan pangan yang banyak dibeli masyarakat.
Ia berharap harga dapat kembali stabil sehingga tidak semakin membebani masyarakat maupun pedagang.
"Naiknya harga pakan tentu berpengaruh ke harga telur. Kami juga mengikuti harga dari pemasok," katanya.
Kenaikan harga telur tersebut saat ini menjadi salah satu komoditas pangan yang mengalami perubahan harga di pasaran Sampit dalam sepekan terakhir. (DEVI/j)
Harga Telur Ayam Ras Kembali Naik di Sampit, Pedagang Sebut Pakan Jadi Pemicu
Bagikan:

Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Harga Ikan di Palangka Raya Naik di Awal Oktober, Mahalnya Pakan Jadi Penyebab Utama
Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.800 per Kilogram, Telur Ayam Rp28.400
Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.000 per Kg, Telur Ayam Rp30.000
Bapanas Siapkan Subsidi Angkut Jaga Harga Daging Ayam Tetap Wajar
Harga Mahal-Antrean BBM, dan Kabut Asap Tekan Aktivitas Pedagang di Palangka Raya
Gandeng Lapas Sampit, Distan Kotim Latih Warga Binaan Budidaya Ayam Petelur
Komentar (0)
Memuat komentar…







