BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Krisis air bersih mengancam Desa Sungai Sekonyer Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar) akibat aktivitas penambangan liar. Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
Kepala Desa Sungai Sekonyer, Suriansyah menyatakan, baik air yang mengalir di kanal anak Sungai Sekonyer, maupun air yang berasal dari sumur sudah tercemar limbah tambang merkuri, maupun zat besi.
"Sebenarnya peti itu enggak pernah berhenti. Tapi beberapa bulan ini sepertinya semakin banyak. Sebelumnya sudah sempat agak jernih airnya. Sekarang sudah keruh lagi. Jadi sekarang warga enggak berani mengonsumsi. Paling hanya untuk mandi saja. Soalnya mengandung merkuri. Ada hasil laboratoruimnya tahun kemarin," terang Suriansyah, Selasa (31/1/17).
Suriansyah menyebut, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga Sekonyer terpaksa memanfaatkan air hujan, dan mulai mencari cara agar sumber air terdekat di sekitar desa bisa mudah diperoleh. Sumber air terdekat, menurut Suriansyah, berada dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Tepatnya di daerah Beguruh, yang dulunya merupakan daerah pemukiman pertama warga Desa Sungai Sekonyer, sebelum daerah tersebut ditetapkan menjadi kawasan konservasi orangutan TNTP.
"Kalau hanya di seberang (kantor Pos Tanjung Harapan Balai TNTP) itu tetap ada kandungan merkurinya. Masuk ke dalam lagi. Sekitar 3 kilometer jaraknya. Di sana ada sumur-sumur bekas dan ada airnya. Entah bagaimana, apakah pakai mesin air otomatis menggunakan tenaga matahari atau bagaimana. Kalau enggak, ya harus pakai galon dan nyeberang pakai sampan." (RADEN ARIYO/B-10)
Tercemar Penambangan Liar, Desa Sekonyer Krisis Air Bersih
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Operasikan PDAM Atasi Krisis Air Bersih saat Kemarau di Balai Riam
Kobar Menargetkan Bebas Krisis Air Bersih pada 2019
Kobar Targetkan 20 Desa Terlayani Air Bersih
PUPR Barito Selatan Tidak Ada Alokasikan Pengadaan Air Bersih Untuk Desa Palu Rejo
Di Gunung Mas Masih Ada Desa Perlu Sarana Air Bersih
Penyediaan Fasilitas Air Bersih ke Desa Bahitom Ditunda
Komentar (0)
Memuat komentar…

