BORNEONEWS, Palangka Raya - Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) kembali melepasliarkan 6 orangutan ke habitatnya. Upaya ini diharapkan berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi.
"Kami berharap pelepasliaran ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan status konservasi orangutan sebagai simbol Provinsi Kalimantan Tengah," kata Koordinator Komunikasi dan Edukasi Yayasan BOS Nyaru Menteng Monterado 'Agung' Fridman, Senin (22/5/2017).
Atas dasar itulah, Yayasan BOS mengambil momen pelepasliaran bertepatan dengan hari ulang tahun Provinsi Kalimantan Tengah. Karena populasi terbesar orangutan ada di Bumi Isen Mulang ini.
Seperti diberitakan, Yayasan BOS bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng kembali melepasliarkan enam orangutan dari Pusat Reintroduksi Orangutan Kalimantan Tengah di Nyaru Menteng ke Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Kabupaten Katingan.
Pelepasliaran orangutan dari Nyaru Menteng ini sudah untuk yang ke-17 kalinya sejak 2012. Tahun ini Yayasan BOS menargetkan mampu mengembalikan sekitar 200 orangutan ke alam liar.(RONI SAHALA/B-3)
Pelepasliaran Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Konservasi Orangutan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
RSPO Lihat Aktivitas Pelepasliaran Orangutan di Pulau Salat
PT SSMS Tbk dan Yayasan BOS Kembali Menginisiasi Pelepasliaran Orangutan
Hari ini 12 Orangutan Jalani Pra Pelepasliaran
Tim Rescue Reaksi Cepat Seksi Konservasi Wilayah 1 Sita Orangutan di Katingan
Perluasan Konservasi Orangutan Menjadi Citra Baik yang Perlu Diketahui Masyarakat Dunia
Ini Keuntungan Konservasi Menurut Pendiri PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk
Komentar (0)
Memuat komentar…

