BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sebanyak 4 pemukiman warga di tiga kelurahan dan satu desa yang berada di dua kecamatan terendam banjir sejak Selasa (30/5/2017). Menurut petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya (Mura) Rafik, banjir paling parah melanda Desa Juking Pajang dan Kelurahan Puruk Cahu Seberang, Kecamatan Murung.
"Selanjutnya di Kelurahan Muara Laung dan Kelurahan Muara Tuhup Kecamatan Laung Tuhup yang paling parah di Kecamatan Laung Tuhup ketinggian air mencapai dua meter dan untuk Desa Juking Pajang mencapai 1,5 meter," ungkap Rafik saat dihubungi Borneonews melalui telepon selulernya, Rabu (31/5/2017).
Hingga saat ini, lanjut dia, air luapan Sungai Barito itu masih terus meninggi meski tidak dengan kecepatan tinggi. BPBD Mura terus melakukan pemantauan di daerah-daerah yang mengalam banji.
Sebelumnya, Kepala BPBD Mura, Markudius Dani menyampaikan banjir kali ini merupakan banjir terparah yang menerjang Kabupaten Mura dalam kurun waktu dua tahun terakhir, terutama di pemukiman sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
"Banjir sekarang paling parah sejak dua tahun terakhir, biasanya standar meteran kami setinggi 640 meter sudah parah, tatapi sekarang tingginya sedah mencapai 670 meter yang berarti puluhan desa sudah terkena dampak banjir," ungkap Dani. (SUPRIADI/B-8)
4 Pemukiman Warga di Dua Kecamatan Terendam Banjir
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dua Desa di Kecamatan Kamipang Katingan Masih Terendam Banjir
Desa Tumbang Boloi Kecamatan Antang Kalang Masih Terendam Banjir 1 Meter
Jalan Trans Kalimantan Wilayah Katingan masih Terendam Banjir
Korban Banjir di Kecamatan Kurun Terima Bantuan dari Pemkab
Ben Brahim Instruksikan OPD Teknis Monitoring Lokasi Banjir di Tiga Kecamatan
Banjir Sebabkan Kerusakan Jalan Menuju Kecamatan Miri Manasa
Komentar (0)
Memuat komentar…

