BORNEONEWS, Puruk Cahu - Aparat Polsek Tanah Siang memasang tanda bahaya dan melarang warga beraktivitas di sekitar lokasi tanah longsor, Kamis (8/6/2017).
Kapolsek Tanah Siang, Ipda Dig Supriyo saat dikonfirmasi Borneonews mengatakan secepat mungkin pihaknya akan segera membuat spanduk yang isinya imbauan agar warga tidak mendekati lokasi longsor.
"Kemungjkinan dengan adanya kejadian ini akan banyak warga yang akan datang ke lokasi longsor untuk melihat atau sekedar berselfie," ungkap Dig, Kamis (8/6/2017).
Tidak hanya itu, Dig juga mengatakan pihak Polsek Murung melarang warga pemilik kebun karet yang ada dekat lokasi longsor untuk sementara bekerja terlebih dahulu sebab khawatir akan terjadi longsor susulan.
Sebelumnya, Rianita (27 tahun) warga Desa Mahanyan harus terkubur belasan jam setelah tertimpa reruntuhan tanah akibat longsor disalah satu sisi Gunung Solobuung pada Selasa (6/6/2017) sore lalu dan baru ditemukan pada Rabu (7/6/2017) siang. Korban saat itu mencari batu damar. (SUPRIADI/B-8)
Polsek Tanah Siang Larang Warga Beraktivitas Dekat Lokasi Longsor
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Keluhkan Jalan Jembatan Ulin, Warga Gang Rengas Siap Hibahkan Tanah
Warga Manfaatkan Libur Idul Adha Kunjungi Lokasi Wisata
Bhabinkamtibmas Polsek Kapuas Hulu Bagikan Bendera Merah Putih kepada Warga Desa Tumbang Puroh
Polsek Balai Riam Bagi-bagi Bendera Merah Putih untuk Warga Tidak Mampu
Polsek Kotawaringin Lama Imbau Warga Dukung Program Jumino
Gubernur Kalteng Makan Siang Bareng Mantan Istri
Komentar (0)
Memuat komentar…

