BORNEONEWS, Pulang Pisau - Penanganan sampah tidak hanya melulu soal pengadaan infrastruktur namun juga harus disertai kesadaran masyarakat. Pasalnya, meski sudah tersedia sarana prasarana seperti bak sampah dan tempat pembuangan sementara (TPS) sampah, namun banyak warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Sehingga sampah berserakan di luar bak sampah.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pulang Pisau, Saripudin saat ditemui Borneonews di kantornya, Rabu (14/6/2017)
"Itu harus ada kesadaran masyarakat, pemerintah sudah sering sosialisasi menyediakan fasilitas bak sampah, tapi buangnya tidak pada tempat seharusnya," kata dia.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulang Pisau, Wartony mengatakan penanganan masalah sampah sangat penting, karena dampaknya terkait masalah kebersihan, keasrian lingkungan dan lebih penting lagi bakal berdampak pada kesehatan warga. "Dan menjadi tanggungjawab semua pihak," tegas dia.
Menurutnya masalah penanganan sampah sebenarnya bukan tugas DLH atau Dinas PU saja. "Namun semua komponen juga ikut terlibat, dan semua harus menjamin tempatnya sendiri bersih dari sampah, dengan pola-pola seperti itu kita yakin masalah sampah bisa kita atasi," ujarnya. (JAMES DONNY/B-8)
Penanganan Sampah Harus Disertai Kesadaran Masyarakat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kepala DLH Kotim Berencana Tingkatkan Penanganan Sampah
Penanganan Sampah di Sampit Memerlukan Ketegasan
Penanganan Sampah Bisa Disinergikan dengan Program DLH Provinsi Kalteng
Masyarakat Harus Terapkan Sitem Pengelolaan Sampah Terpadu
Masyarakat Keluhkan Makin Minimnya Tempat Pembuang Sampah
Masyarakat Harus Pahami Beda Optimalisasi Sampah di Depo dan TPS
Komentar (0)
Memuat komentar…

