BORNEONEWS, Sampit - Banyak buruh pelabuhan yang mengonsumsi zenit atau carnophen. Mereka beranggapan, zenith bisa menambah tenaga.
Banyaknya buruh pelabuhan yang mengomsumsi zenith itu berdasarkan pengakuan pengedar zenith Gusti Noor Khalis. "Paling banyak buruh pelabuhan yang beli, selain itu masyarakat biasa. Kalau anak sekolah memang ada, tapi tidak terlalu banyak," kata Gusti.
Gusti merupakan tersangka pengedar obat zenith dengan barang bukti berupa 212 butir obat terlarang, dan uang Rp2,3 juta.
Sementara itu, Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom mengatakan, saat ini peredaran zenith atau obat carnophen cukup mengkhawatirkan. Pemasaran dari para bandar dan pengedar sangat banyak. Sedangkan sasarannya tidak hanya masyarakat berduit saja, namun juga buruh pelabuhan.
"Sasaran mereka banyak buruh pelabuhan. Mereka memperdaya dengan mengatakan, zenith ini sangat bagus untuk menambah tenaga, makanya sebagian buruh terbujuk hingga mengonsumsi obat terlarang tersebut," ujar Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom.
Dalih tersebut rupanya dapat memberikan keuntungan bagi para pengedar. Mereka bisa menjual zenith dengan sangat laku. Bahkan dalam sehari bisa menjual beberapa boks. Dalam satu boksnya berisi satu keping zenith. "Iya memang menguntungkan menjual obat terlarang tersebut, namun kami akan terus memberantas peredarannya," kata Todoan. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Banyak Buruh Pelabuhan Konsumsi Zenith, karena Dianggap Suplemen
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Terbelit Utang jadi Alasan Penjual Buah Ini Pilih Jual Zenith
Dua Karung Zenith Dihabiskan dalam Sebulan
Pemilik 45 Boks Zenith Mulai Disidang
Dulu Beruntung, Sekarang Bandar Zenith Ujung Pandaran Ini Akhirnya Jadi Pesakitan
Hairun tak Bantah Satu Boks Zenith yang Diamankan Darinya untuk Diedarkan
Polres Seruyan Musnahkan 12.050 Butir Zenith dan 16,09 Gram Sabu
Komentar (0)
Memuat komentar…

