BORNEONEWS, Kuala Kurun - Saat musim penghujan dan Sungai Kahayan meluap cukup deras, masyarakat di Desa Tumbang Lampahung, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), selalu terkena banjir. Dengan kenyataan tersebut masyarakat sangat berharap agar bisa secepatnya direlokasi ke tempat yang aman dari bencana pada 2017 ini.
"Desa kami memang sering banjir saat musim hujan sehingga sangat perlu cepat relokasi. Tempat relokasi sudah ada dan masih menunggu proses. Ada 133 kepala keluarga yang akan direlokasi, " ujar Kepala Desa Tumbang Lampahung Iden di kantor Bupati Gunung Mas, Jumat (28/7/2017).
Dia menyampaikan, terkait proses relokasi, warga Desa Tumbang Lampahung telah membuat rekening di bank. Mengingat bantuan untuk membangun rumah relokasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Pemkab Gunung Mas, akan langsung ditransfer ke masing-masing penerima.
"Informasinya bantuan dari pusat Rp20 juta dan pemerintah daerah Rp20 juta. Kami berharap tahun ini relokasi benar-benar bisa terealisasi," harapnya.
Warga Desa Tumbang Lampahung akan direlokasi ke ruas Jalan Kuala Kurun-Sepang Simin. Lokasi lahan untuk tempat relokasi juga sudah dipersiapkan. (EPRA SENTOSA/B-2)
Warga Tumbang Lampahung Berharap Cepat Direlokasi
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Desa Rawan Bencana Harus Proaktif Usulkan Relokasi
Besok Peletakan Batu Pertama Relokasi Desa Tumbang Lampahung
Bupati Gumas Letakkan Batu Pertama Relokasi Desa Tumbang Lampahung
Perumahan Relokasi Desa Tumbang Lampahung Mulai Dibangun
Jadi Langganan Banjir, Warga Desa Jakatan Masaha Perlu Direlokasi
Aspal yang Rusak di Ruas Kuala Kurun-Tumbang Miwan Harus Cepat Diperbaiki
Komentar (0)
Memuat komentar…

