BORNEONEWS, Pulang Pisau - Untuk menyambung hidup keluarganya, Irun (50 tahun) menggunakan dana Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Irun bersama istri dan delapan anaknya tinggal dalam gubuk reot di RT 09 Desa Mintin Kecamatan Kahayan Hilir. Kondisi bangunan yang dihuni Irun dan keluarganya hanya berukuran 4 X 6 meter beratapkan terpal. Dindingnya pun terbuat dari tambalan papan dan kalsiboard bekas yang tersusun tak beraturan.
Irun mengaku berat dalam menopang keluarganya. Pria yang hanya merasakan pendidikan di bangku kelas 1 sekolah dasar ini hanya mengandalkan kerja serabutan. "Kadang ada yang nyuruh untuk mencangkul atau menebas lahan dengan upah Rp100 ribu. Uang itu yang dipakai untuk biaya makan dan kebutuhan sehari-hari," katanya.
Dia bersyukur karena belum lama ini mendapat bantuan dari Dinas Sosial, bantuan PKH untuk biaya anak sekolah dan bayinya. "Bantuan itu sangat membantu menyambung kelangsungan kehidupan keluarga kami, " ujarnya. (JAMES DONNY/B-2)
Untuk Menyambung Hidup, Irun Gunakan Dana PKH
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Anggota Dewan, Perwira Polres Hingga Bupati Datang Bantu Irun
363 Kepala Keluarga di Kecamatan Baamang Terima Bantuan PKH
Penyaluran PKH Dilakukan Langsung oleh Bank
Bupati Pulang Pisau akan Resmikan Penyaluran PKH
Dinsos Salurkan Bantuan PKH untuk 6 Ribu Warga Miskin
Dinsos Sukamara Gelar Rapat Koordinasi PKH
Komentar (0)
Memuat komentar…

