BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sebanyak 65% perempuan usia subur di Kabupaten Gunung Mas menggunakan akat kontrasepsi suntik. "Kenapa suntikan, karena perawat dan bidan tersebar di berbagai desa, kelurahan dan permukiman di wilayah Kabupaten Gunung Mas, alat kontrasepsi dengan suntikan mencapai 65 persen," ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk dan KB) Kabupaten Gunung Mas, Isaskar, Rabu (16/8/2017).
Kemudian, lanjut dia, sekitar 25% masyarakat menggunakan alat kontrasepsi implan dan selanjutnya pil. Alat kontrasepsi yang paling sedikit digunakan adalah kondom. "Sebenarnya tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten Gunung Mas untuk ber KB sudah cukup tinggi," terang Isaskar.
Isaskar menambahkan, program KB bukan berarti melarang untuk melahirkan dan memiliki anak. Tetapi cara untuk mengatur waktu melahirkan anak. Sehingga nantinya masyarakat bisa sehat dan sejahtera dengan mengikuti program keluarga berencana.
"Kami terus berupaya menyosialisasikan program keluarga berencana. Supaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya program KB," cetus dia. (EPRA SENTOSA/B-2)
Cegah Kehamilan, 65% Perempuan di Gunung Mas Andalkan Suntik
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
TMKK Kotim Diisi dengan KB Pria Gratis
Warga Kalampangan Senang Menerima Sosialisasi Keluarga Berencana
Anggota Komisi IX DPR RI Paparkan Dampak Miliki Anak Lebih dari Dua
Program Keluarga Berencana Bukan Sekadar Kondom Dan Pil KB
Hang Ali: Dulu Orangtua Sering Memberi Petuah di Meja Makan, Sekarang Sudah Jarang
Edukasi Program KB di Kelurahan Katimpun Bertabur Hadiah
Komentar (0)
Memuat komentar…

