BORNEONEWS, Palangka Raya – Penanggulanagan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa melibatkan sejumlah pihak. Demikian ditandaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng Rivianus Syahril Tarigan. Selain pihaknya, ada beberapa pihak yang dilibatkan termasuk TNI-Polri.
Ini menyangkut kesiap-siagaan jajarannya dan termasuk peralatan dalam rangka penanggulangan Karhutla. Saat ini, total luas lahan terbakar sebanyak 106 ha di seluruh Kalteng dan berhasil dipadamkan.
"Kalau peralatan kita telah siap, ada banyak. Dan potensi yang ada bisa digunakan atau dilibatkan, misalnya TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan-relawan," ungkap Syahril, Rabu (16/8/2017).
Ia mengingatkan, pemantauan BMKG sudah menyatakan kemarau terutama pada September 2017. Ia berharap kesiapsiagaan dalam menanggulangi karhutla terus dilakukan agar dampak Karhutla yang terjadi cukup parah pada 2015 lalu tidak kembali terjadi.
Sebelumnya, Syahril mengungkapkan jumlah total lahan terbakar sejauh ini sudah 106 Ha, terbanyak di daerah Kabupaten Kapuas dan Kota Palangka Raya. (ROZIQIN/B-2)
Syahril: Penanggulangan Karhutla Bisa Libatkan Banyak Pihak
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pencegahan Karhutla Harus Libatkan Semua Elemen
Masyarakat Harus Tingkatkan Peran Penanggulangan Karhutla
Gladi Posko Penanggulangan Karhutla, TNI Koordinasi Dengan Pemkab Pulang Pisau
Wabup Ingatkan Pentingnya Sinergi Semua Pihak untuk Cegah Karhutla
Pihak Kelurahan Rutin Laksanakan Patroli Pencegahan Karhutla
Tim Terpadu Patroli di Rakumpit Cegah Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…

