BORNEONEWS, Sampit - Nyaris terjadinya insiden baku hantam antara petugas parkir dengan sopir di SPBU Jalan Jenderal Sudirman Km 18 Sampit disayangkan oleh Dinas Perhubungan (Disbuh) Kotawaringin Timur (Kotim).
Bahkan dinas tersebut sudah berkordinasi dengan pihak keamanan, yang meminta agar tidak ada tindakan yang tidak ada dasarnya, termasuk pungutan yang mengatasnamakan parkir.
"Kita sudah koordinasikan dengan keamanan, mereka sudah ditegaskan agar tidak ada melakukan tindakan yang tidak ada dasarnya," kata Kepala Dishub Kotim, H Fadliannor, Rabu (23/8/2017).
Bahkan, menurut Fadliannor, selama ini petugas parkir di Kotim selalu mereka bina, agar dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada. Terlebih melarang melakukan tindakan yang tidak ada dasarnya.
Senin (21/8/2017) malam sempat terjadi baku hantam antara sopir dengan petugas parkir di SPBU Km 18 Jalan Jenderal Sudirman, kejadian bermula saat petugas parkir menyebut seorang sopir dua kali masuk mengisi BBM jenis solar.
Padahal sopir itu baru kali pertama masuk, petugas parkir liar itu dinilai menuduh lantaran sopir itu tidak mau membayar parkir kendaraan yang ditagih sebesar Rp10.000 per kendaraan setiap mengisi BBM di SPBU itu.
Akibat kekesalan sopir itulah petugas parkir tersebut nyaris jadi bulan-bulanan mereka, apalagi pungutan yang dilakukan itu tidak berdasar, beruntung saat itu petugas parkir itu sempat pergi. (NACO/B-5)
Soal Pungli Parkir di SPBU Km 18, Dishub Kotim Sudah Koordinasi dengan Pihak Keamanan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polie: Pembayaran Parkir Harus Sesui Perda
Bila Tidak Ada Karcis, Ongkos Parkir Jangan Dibayar
Gubernur Supervisi Sektor Penerimaan Daerah dengan Saber Pungli Pusat
Satgas Saber Pungli Pusat Sarankan Perbaikan Pergub Kalteng
Saber Pungli: Niat Gubernur Kalteng Sudah Bagus, untuk Kesejahteraan Rakyat
Tim Saber Pungli Pusat ‘Satroni’ Kantor ESDM Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…

