BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Yansen Binti akhirnya memenuhi panggilan Polda Kalteng berkaitan dengan kasus pembakaran sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) di Palangka Raya, Senin (4/9/2017).
Yansen datang sekitar pukul 08.30 WIB dengan didampingi Penasihat Hukum (PH), Sukah L Nyahun. Kedatangannya ini merupakan panggilan ke dua setelah pada Kamis (31/8/2017) lalu rencana pengambilan keterangan ditunda karena ada keperluan dinasnya. Namun statusnya masih sebagai saksi.
Dari pantauan Borneonews, sekitar pukul 11.26 WIB, Yansen dan Sukah keluar dari ruang Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Poda Kalteng. Sejumlah wartawan yang menunggu sejak pagi langsung mewawancarainya.
"Saksi. Saksi saja," kata Yansen menjawab pertanyaan wartawan tentang statusnya saat dimintai keterangan sebagai apa.
Sekadar mengingatkan, dalam kasus pembakaran sejumlah sekolah di Palangka Raya, Polda Kalteng dibantu Mabes Pori telah mengamankan tujuh tersangka.
Semuanya sudah dibawa ke Mabes Polri untuk pengembangan lebih lanjut. Sedangkan pengambilan keterangan kepada Yansen ini masih sebatas saksi. (TIM BORNEONEWS/B-2)
Pukul 11.26 WIB, Yansen Keluar dari Ruang Ditreskrimum
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Yansen Binti Dimintai Keterangan Oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Kalteng
Ruang Kerja Yansen Binti di DPRD dan KONI Kalteng Diperiksa Polisi
Tim Mabes Polri Geledah Ruang Kerja Yansen Binti di KONI Kalteng
Kapolda Kalteng Memasuki Gedung Ditreskrimum
Yansen Sebut Inti Pertanyaan Masih Seputar Identitas
Polda Kalteng Periksa Yansen Binti Hari Ini
Komentar (0)
Memuat komentar…

