BORNEONEWS, Palangka Raya - Seluruh indikator perbankan (Aset, DPK, Kredit) Kalimantan Tengah pada bulan Juli 2017 mengalami perlambatan. "Kegiatan konsumsi yang tinggi pada bulan Juni 2017 seiring momen Idul Fitri menjadi penyebab utama penurunan level sub komponen tabungan pada bulan Juli 2017," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalteng, Wuryanto, Sabtu (30/9/2017).
Aset perbankan Kalteng pada bulan Juli 2017 mengalami pelambatan sebesar 0,80% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 4,94% (mtm).
"Total aset perbankan Kalteng pada bulan Juli 2017 sebesar Rp 32,92 triliun," jelasnya.
Selanjutnya komponen kredit juga mengalami perlambatan pada bulan Juli 2017 sebesar 0,92% (mtm) jika dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya yang tumbuh 3,55% (mtm). Tren perlambatan komponen kredit investasi dan konsumsi menjadi faktor utama penahan pertumbuhan komponen kredit.
Run off penyelesaian beberapa proyek besar menjadi faktor utama penyebab penurunan level kredit investasi. "Di sisi lain, kredit konsumsi terkoreksi akibat perilaku konsumen yang cenderung menahan kegiatan konsumsinya pasca momen perayaan Idul Fitri. Total kredit perbankan Kalimantan Tengah pada bulan Juli 2017 tercatat sebesar Rp42,12 triliun," kata pria yang akrab disapa Wur ini. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Ini Penyebab Indikator Perbankan Kalteng Alami Perlambatan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Manajemen Bank Syariah Mandiri Serahkan Hasil Audit Internal ke Pihak Berwenang
Dua Karyawan Bank Syariah Mandiri Disidangkan Tahun Depan
Bupati Resmikan PT BTN Cabang Kapuas
Kejati Kalteng Beberkan Penyebab Korupsi ADD dan DD
Indikator Keberhasilan Sejauh Mana Program Daerah Bermanfaat Bagi Masyarakat
Brakkkk....Pikap Vs Jupiter, Pengendara di Bawah Umur Alami Luka
Komentar (0)
Memuat komentar…

