BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Stan CBI Grup di Kobar Expo banyak ikunjungi masyarakat, mulai dari masyarakat umum, praktisi pertanian hingga turis asing.
Head of Research Sulung Research Station (SRS) Fizrul Indra Lubis menjelaskan, rata-rata stan CBI didatangi sekitar 75 pengunjung per hari. "Selain melihat-lihat, pengunjung juga seringkali mengajukan pertanyaan mengenai sawit dan keberadaan SRS," tutur Fizrul, Jumat (13/10/2017).
Berbagai pertanyaan yang terlontar di antaranya konsultasi jasa pelayanan dan produk-produk SRS, jenis sampel dan kapasitas yang dapat dianalisis di laboratorium SRS. "Kemudian, dampak positif dan negatif Integrasi Sawit Sapi (ISS), serta apakah ada rencana kemitraan program ISS. Semacam itu," jelas Fizrul.
Untuk melayani para pengunjung yang berkonsultasi, stan CBI Grup sengaja menugaskan dua staf ahli untuk bertugas di stan pameran setiap hari. Sebab, bukan hanya pengunjung awam saja yang datang dan bertanya. Contohnya beberapa hari lalu ada pertanyaan menarik dari praktisi pertanian dari Jakarta.
"Pada staf ahli yang bertugas, ia bertanya apakah sapi menjadi vektor penyakit ganoderma pada kelapa sawit. Tentunya pertanyaan yang dilontarkan praktisi tersebut menjadi ajang diskusi menarik," jelas Fizrul. (WAHYU KRIDa/B-2)
Masyarakat Umum, Praktisi Pertanian Hingga Turis Asing Kunjungi Stan CBI Grup
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Personel Marching Band CBI, Anak Kampung Tapi Skill Mumpuni
Museum Balanga Memikat Turis Asing untuk Berkunjung
Menteri Pertanian Kunjungi Ladang Jagung Barito Utara
Uji Respon Dosis Rock Phosphate terhadap Status Hara Fosfor Kelapa Sawit
Efektivitas Pupuk Sistem Pocket untuk Tanaman Sawit di Lahan Bergelombang
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Punya COO Baru
Komentar (0)
Memuat komentar…

