BORNEONEWS, Palangka Raya – Kesiapan Kalimantan Tengah untuk menggarap 300 ribu hektare lahan padi organik mulai dari mencetak sawah hingga penanaman, terus menjadi perbincangan. Betapa tidak, saat ini saja, jumlah luas tanam se-Kalteng hanya 171.086 hektare.
"Ditargetkan pada 2017, luas tambah tanam kita untuk padi adalah sebesar 296.889 ha. Tetapi realisasi sampai November 2017 ini masih 171.086 ha," ungkap Baini, Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng kepada Borneonews, Kamis (16/11/2017).
Meski demikian, Baini mengungkapkan, jumlah produksi Kalteng dari luasan tanam tersebut, angka ramalan I (ARAM I) menunjukkan 767.497 gabah kering giling (GKG) sepanjang 2017 ini. Dikonversi menjadi produksi beras konsumsi adalah 431.502 ton.
Dibanding angka kebutuhan, jumlah produksi ini lebih cukup untuk menghidupi masyarakat Kalteng. Artinya, kondisi Kalteng masih lebih dari cukup alias swasembada beras.
“Dengan jumlah penduduk 2,6 juta jiwa pada 2017, lalu kebutuhan beras 114 Kg perkapita/tahun, maka beras kita masih surplus 134.500 ton. Itu aman untuk persediaan sembilan bulan ke depan," terang Baini.
Seperti diketahui, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman datang ke Palangka Raya unuk mengecek sejauh mana luas tanam komoditas hortikultura dan luas tanam bawang merah, dan meminta luas tanam padi organik seluas 300 ribu ha, 100 ribu ha jagung dan 100 ribu untuk sapi. Mereka pun teken kontrak untuk lahan yang akan ditanam. (ROZIQIN/B-2)
Total Luas Tanam Padi Kalteng masih 171.086 Hektare
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pengembangan Padi Hibrida Seluas 2.500 Hektare di Terkendala Aturan
Akibat Banjir, 178 Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Tanam
Kotawaringin Timur Siapkan 147 Hektare Lahan untuk Tanam Kelapa
PAD Kalteng Baru 33% Dari Total APBD
1,1 Juta Hektare Lahan Pertanian akan Disiapkan Di Kalteng
Total 13 Desa di Kotawaringin Timur yang Diterjang Banjir
Komentar (0)
Memuat komentar…

