BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Bun Acep Subhan menyatakan pihaknya tetap akan mengupayakan agar 39 saksi bisa dihadirkan dalam persidangan perkara sengketa tanah antara Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) versus ahli waris almarhum Brata Ruswanda yang berbuntut dengan disidangkannya 4 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kobar.
Usai sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi Senin (4/12/2017) Acep menyatakan dalam sidang berikutnya Senin (11/12/2017) mendatang, bakal ada 3 saksi yang kembali dihadirkan pihaknya. "Walau demikian kita tetap akan menghadirkan 39 saksi dalam perkara ini," ujarnya.
Terkait persidangan yang telah digelar, JPU tetap berpendapat bahwa tanah tersebut milik pihak penuntut berdasarkan bukti yang dimilikinya. "Kita hadirkan saksi sesuai BAP dan kita semua sudah tahu keterangan saksi dalam sengketa tanah ini. Kita tetap berpendapat bahwa tanah tersebut berdasarkan surat keterangan adat dan berdasarkan keterangan saksi tersebut sudah digarap oleh Brata Ruswanda," jelas Acep.
Saat ditanyakan bagaimana keterangan saksi yang menyatakan bahwa tanah tersebut milik negara , Acep mengatakan bahwa kita lihat dulu saksi lainnya dan disinkronkan. "Tidak bisa disimpulkan sebelum keterangan semua saksi didengarkan dipersidangan," kilahnya. (WAHYU KRIDA/B-8)
JPU Tetap Akan Hadirkan Total 39 Saksi Dalam Persidangan Sengketa Tanah Balai Benih
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ini Alasan JPU Tetap Hadirkan Saksi Hermansyah Dalam Sidang 4 ASN Kobar
Pemkab Kobar Hadirkan Saksi Ad Charge dalam Sidang Sengketa Lahan
Kesaksian Dikonfrontir, Saksi Ervan Rasid Terlihat Emosi
Tanah Sekolah Bermasalah, Murid SDN 3 Puruk Cahu Seberang Terpaksa Numpang Belajar di Rumah Dinas
Tiga dari Empat Saksi Absen di Persidangan
Waduh! Ternyata Dua Saksi yang Bakal Dihadirkan JPU Dalam Sidang 4 ASN Telah Meninggal Dunia
Komentar (0)
Memuat komentar…

