BORNEONEWS, Sampit - Anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2018 mendatang diperkirakan mencapai Rp8 miliar. Namun saat pengesahan APBD 2018 lalu, DPRD Kotim masih menyetujui anggaran itu sebesar Rp3,2 miliar.
"Jauh turunnya dari anggaran pilkades 2017 ini yang mencapai Rp5 miliar, paling tidak perkiraan kami 2018 ini mencapai Rp8 miliar," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kotim, Redy Setiawan, Jumat (29/12/2017).
Meski begitu, mitra kerja SOPD itu yakni Komisi I DPRD Kotim masih berupaya memperjuangkan agar anggaran untuk pilkades serentak di sejumlah desa di Kabupaten Kotim untuk tahap kedua ini bisa terakomodasi sesuai harapan.
Meski begitu, menurut Redy masalah keterbatasan anggaran tersebut tidak akan menganggu jalanya pesta demokrasi di tingkat desa tersebut. Pihaknya akan tetap jalan menggunakan anggaran yang ada itu terlebih dahulu memulai tahapan di 2018 ini.
"Kalau kita jadwalkan sama seperti 2017 ini tadi di bulan Oktober 2018. Kita berharap ada penambahan di APBD Perubahan 2018 nantinya," tegas pria yang pernah menjabat sebagai Camat Parenggean tersebut.
Pada 2018 ini dipastikan ada 48 desa yang bakal melaksanakan pilkades serentak. Lantaran masa jabatan kades di desa itu sudah habis, pelaksanaan roda pemerintahan untuk memimpin desa itu ditunjuk penjabat desa dari kalangan PNS. (NACO/B-2)
Anggaran untuk Pilkades 2018 Diperkirakan Mencapai Rp8 Miliar
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ada 55 Desa yang bakal Laksanakan Pilkades Serentak
Perda Pilkades Akan Direvisi
Kepala DPMPD Berharap Pilkades Tahun Depan masih Ada yang Mau Jadi Panitia
Dana Keamanan Pilkades 2018 Diusulkan Rp500 Juta
58 Desa di Gunung Mas akan Gelar Pilkades 2018
Alokasi Dana Transfer, Dana Desa Dan Dana APBN 2018 Sukamara Mencapai Rp611,88 Miliar
Komentar (0)
Memuat komentar…

