BORNEONEWS, Nanga Bulik - Jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah hukum Kabupaten Lamandau pada 2017 diklaim mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal tersebut seperti diungkapkan Kapolres Lamandau, AKBP Andhika Kelana Wiratama, melalui Kasatlantasnya AKP Zulyanto L Kramajaya, Selasa (2/1/2018). "Berdasarkan data yang kita miliki, tren lakalantas di tahun 2017 mengalami penurunan ketimbang tahun sebelumnya, dari 26 di tahun 2016 menjadi 23 kejadian di tahun 2017," ungkapnya.
Zul juga menyebut, tren penurunan jumlah lakalantas tersebut juga berbanding lurus dengan jumlah korban. Baik korban luka ringan, berat hingga korban meninggal dunia (MD).
Jumlah korban meninggal dunia di tahun 2017 sebanyak 10 jiwa atau berkurang dua jiwa jika dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 12 korban meninggal dunia akibat lakalantas tersebut.
"Untuk korban luka berat di tahun 2017 itu nihil atau tidak ada, sedangkan tahun sebelumnya ada dua orang, untuk korban luka ringan di tahun 2017 jumlahnya sebanyak 32 orang, sedangkan tahun sebelumnya mencapai 35 orang," jelasnya.
Adapun terkait jumlah kerugian material akibat lakalantas di tahun 2017, sambung Zul, mencapai Rp128,2 juta, jumlah tersebut cenderung berkurang jika dibanding tahun 2016 yang mencapai Rp183,1 juta.
(HENDI NURFALAH/B-2)
Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas di 2017 Menurun daripada Tahun Sebelumnya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sekitar Lokasi Sekolah di Muara Teweh Rawan Kecelakaan Lalu Lintas
Human Error Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas Selama 2017
PNS Katingan Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas
Kelalaian Sopir Mobil Ranger Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Lalu Lintas Tewaskan Anggota Intel Polres Kotim
Kecelakaan Lalu Lintas di Gunung Mas Kerap Libatkan Pengendara di Bawah Umur
Komentar (0)
Memuat komentar…

