Anggaran Dinas Pendidikan Kotim Tahun 2026 Turun Rp114 Miliar
Penurunan tersebut mencapai lebih dari Rp114 miliar, yang berdampak pada sejumlah program prioritas sektor pendidikan.
Penurunan tersebut mencapai lebih dari Rp114 miliar, yang berdampak pada sejumlah program prioritas sektor pendidikan.
Pengelolaan sampah yang tidak maksimal tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga bisa mencoreng nama baik daerah.
Menurut Dadang, anggaran yang tersedia saat ini masih jauh dari cukup untuk menjalankan program-program strategis yang diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Kotim.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), menyusul meningkatnya kasus serangan buaya di wilayah pesisir selatan Kotim.
Para siswa di Sekolah Rakyat berasal dari berbagai latar belakang dan baru tiga minggu menempati lingkungan tersebut. Karena itu, pihaknya menilai perlu masa penyesuaian yang lebih intens untuk membangun interaksi sosial yang sehat di antara para siswa.
Politikus Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kotim itu menegaskan, Bupati Kotim sudah secara resmi menyurati seluruh perusahaan perkebunan agar melaksanakan kewajiban plasma, namun tanggapan yang diterima masih jauh dari harapan.
BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan dermaga penyeberangan Sungai Mentaya di Pulau Hanaut-Mentaya Hilir Selatan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2025.…
Ketua Komisi IV DPRD Kotim, Mariani, mengatakan kondisi jalan menuju kawasan tersebut masih belum memadai, terutama di wilayah Camba yang masih berupa tanah merah.
Satu mobil patroli hanya mampu menampung sekitar tujuh personel. Sementara saat melakukan penertiban terhadap ODGJ atau gepeng, kendaraan sering penuh sehingga sebagian anggota harus bergantian.
Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha, menilai efisiensi di sejumlah bidang dalam struktur anggaran Satpol PP perlu dikaji lebih dalam karena bisa berdampak pada pelaksanaan tugas di lapangan, terutama dalam penegakan ketertiban dan peraturan daerah.
Pemerintah daerah tidak boleh menunggu hingga terjadi kecelakaan atau korban jiwa baru kemudian bertindak. Langkah cepat dalam pemeliharaan dan penanganan kerusakan jalan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kotim Modika Latifah Munawarah meminta agar pemerintah daerah tidak hanya memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga memastikan sistem drainase di kawasan tersebut dibenahi secara menyeluruh.
Anggota Komisi IV DPRD Kotim Paliansyah mengatakan, jembatan tersebut sudah lama menjadi keluhan warga karena sering mengalami kerusakan meskipun telah dilakukan pemeliharaan berkala. Ia menilai, perbaikan sementara tidak lagi efektif dan perlu diganti dengan pembangunan permanen.
Program IJD ini merupakan hasil dari usulan dan dorongan langsung Bupati Kotim serta dukungan tim teknis yang aktif mengirimkan data ke pemerintah pusat.
Kondisi ini dinilai sudah berlangsung lama dan perlu segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Muriansyah mengungkapkan bahwa meskipun secara hukum bukan lagi menjadi ranah BKSDA, pihaknya tetap sering turun tangan ketika ada laporan warga, terutama di kawasan Sungai Mentaya.
menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut. Salah satunya yaitu penyediaan tiga unit perahu wisata yang akan digunakan untuk menunjang aktivitas wisata di Pulau Hanibung.
Satpol PP tidak hanya sebatas penegakan peraturan daerah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik dan representasi pemerintah di lapangan.
Perampingan OPD merupakan kebijakan yang realistis dan perlu dilakukan, terutama melihat kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan akibat pemangkasan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Potensi pertama berasal dari alur Sungai Mentaya yang selama ini masih berada di bawah penguasaan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Padahal, berdasarkan ketentuan, kewenangan KSOP hanya berlaku hingga delapan mil dari muara laut ke arah Sampit.