Stok Darah PMI Kotim Menipis, Masyarakat Dihimbau Donor Darah
Data stok darah PMI Kotim saat ini golongan A tersedia 3 kantong, golongan B ada 3 kantong, golongan O ada 2 kantong, dan golongan AB ada 2 kantong.
Data stok darah PMI Kotim saat ini golongan A tersedia 3 kantong, golongan B ada 3 kantong, golongan O ada 2 kantong, dan golongan AB ada 2 kantong.
"Rasionalisasi untuk TPP dilakukan bertahap atau berjenjang dari atas semakin besar yang kita terima maka semakin besar juga TPP yang akan diterima. Namun jika anggaran yang kita terima kecil maka TPP juga akan semakin kecil,"
Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur menyampaikan keprihatinannya atas maraknya penggunaan narkoba yang diduga menjadi salah satu faktor pendorong aksi penjarahan kelapa sawit di wilayah tersebut. Ia menegaskan masalah narkoba kini telah merambah hingga ke masyarakat kecil, termasuk para pelaku penjarahan.
Sebanyak 45.694 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kotawaringin Timur (Kotim) telah memiliki legalitas usaha. Legalitas ini menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) meresmikan Swalayan UMKM di Sampit sebagai langkah nyata dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang serencananya dilaksanakan pada 17 Februari 2025 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mengalami penundaan tanpa kepastian. Pj Sekda Kotim, Sanggul Lumban Gaol, menyampaikan bahwa keputusan tersebut berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menggelar Gebyar UMKM 2025. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kotawaringin Timur ke-72 dan bertujuan untuk memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Dinas ini mengalami pemangkasan anggaran sekitar Rp68 miliar, yang sebelumnya dialokasikan untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur
Kondisi ini berdampak pada ketertiban kota dan kenyamanan pembeli, serta mengurangi daya tarik pasar tradisional sebagai pusat perdagangan
Pemerintah daerah harus segera menindak kelompok yang melakukan pemungutan liar serta meningkatkan pelayanan kepada pedagang
Perayaan Milad ke-28 Ponpes Darul Amin dihadiri oleh para santri, dewan guru, serta tamu undangan.
PMI Kotim membutuhkan rata-rata 40 kantong darah per hari untuk memenuhi kebutuhan pasien thalassemia, anemia, ibu melahirkan, serta korban kecelakaan yang membutuhkan transfusi darurat
Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dan HUT PWI ke-79, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim menggelar aksi sosial donor darah. Kegiatan ini menjadi wujud sinergitas antara kepolisian dan insan pers dalam mendukung kepentingan masyarakat.
"Jika ada pungli di pasar, silakan laporkan dengan bukti yang jelas. Bisa melalui kelurahan atau langsung ke dinas agar segera kami tindaklanjuti. Jika ada yang mengatasnamakan dinas atau kelurahan untuk pungutan ilegal, kami akan langsung mengambil tindakan dan melaporkannya ke pihak berwenang,"
"Sepertinya kita harus lebih waspada saat melewati jembatan ini, terutama di malam hari atau saat hujan lebat. Tidak ada pagar yang berfungsi sebagai pengaman dan penanda bagi pengguna jalan,"
Dinas ini mengalami pemangkasan anggaran sekitar Rp68 miliar, yang sebelumnya dialokasikan untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur.
Hasil konsultasi ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan regulasi teknis penerapannya di Kotim
Perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun ini menjadi ajang kebersamaan yang mempererat tali silaturahmi antar-etnis, budaya, dan agama.?
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Sanggul Lumban Gaol mengatakan Cap Go Meh bukan sekadar perayaan masyarakat Tionghoa, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya yang harus dijaga bersama.
Sistem ini akan diterapkan secara bertahap di berbagai pasar tradisional, seperti Pasar PPM, Pasar Sejumput, dan Pasar Keramat