Sistem Jemput Bola Solusi Optimalkan Laporan ADD
Legislator Kalteng, Yohannes Freddy Ering menyebut sistem jemput bola bisa menjadi solusi bagi pemerintah kabupaten dan kota dalam rangka mengoptimalisasi laporan penggunaan dana desa (ADD).
Legislator Kalteng, Yohannes Freddy Ering menyebut sistem jemput bola bisa menjadi solusi bagi pemerintah kabupaten dan kota dalam rangka mengoptimalisasi laporan penggunaan dana desa (ADD).
Anggota DPRD Kalteng, Jubair Arifin kembali mengingatkan Pemprov Kalteng agar dapat merealisasi aspirasi masyarakat yang telah pihaknya himpun selama pelaksanaan reses.
Anggota DPRD Kalteng, Jainudin Karim berharap tujuan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk menurunkan prevalensi stunting dapat terwujud.
Anggota DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati meminta agar pihak legislatif dilibatkan dalam setiap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) baik tingkat provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan maupun desa.
Anggota DPRD Kalteng, Natalia mengatakan, di tahun 2023 ini, potensi pertanian di Kalteng harus dapat terus digali dan dikembangkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak berharap semua pihak khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di provinsi ini agar dapat membangkitkan semangat kinerja untuk membangun Kalteng.
"Sebelum status endemi ditetapkan, setiap daerah di Kalteng ini harus benar-benar siap. Karena, jika sudah dinyatakan endemi, semua akan kembali normal seperti sedia kala, jadi sejumlah hal perlu diperhatikan," ucapnya,
DPRD Kalteng menggelar rapat paripurna ke 13 Penutupan masa persidangan III tahun sidang 2022. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak, Jumat, 6 Januari 2023.
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Jimmy Carter mengingatkan kewajiban perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kalteng ini untuk bersama-sama membangun daerah.
Wacana pemekaran wilayah atau pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kalteng kembali mencuat ke permukaan. Setidaknya, ada dua wilayah yang akan dimekarkan menjadi provinsi yakni Barito Raya dan Kotawaringin Raya.
Anggota DPRD Kalteng, Sirajul Rahman menyebut persoalan tata batas wilayah di Kalteng harus bisa segera dituntaskan oleh pihak-pihak terkait yang berwenang.
Anggota DPRD Kalteng, HM Sriosako meminta pemda terutama provinsi agar dapat mendukung sektor pertanian masyarakat yang di Bumi Tambun Bungai ini.
Anggota DPRD Kalteng, Alexius Esliter mengungkapkan infrastruktur di sejumlah wilayah pedesaan di Kalteng ini banyak yang perlu mendapat perhatian dari pemda.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng?Duwel Rawing berharap kepada pemda baik provinsi, kabupaten dan kota dapat terus mendukung pengembangan seni budaya yang ada di Kalteng.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mengatakan pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Kalteng ini harus dapat dimaksimalkan oleh pemda agar bisa memberikan dampak positif bagi daerah.
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering mendorong antar pemda baik provinsi, kabupaten dan kota di Kalteng agar dapat terus memperkuat sinergitas untuk mensukseskan program pembangunan daerah.
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon meminta kepada pemda supaya dapat lebih memperketat pengawasan terhadap perusahaan besar swasta (PBS) yang menyalahi aturan di Kalteng.
Legislator Kalteng, Sengkon mendorong upaya percepatan pemulihan ekonomi daerah maupun masyarakat yang dilakukan pemerintah di Kalteng ini melalui berbagai program yang dicanangkan.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengatakan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di provinsi ini perlu terus dimaksimalkan oleh pemerintah daerah.
Anggota DPRD Kalteng, Jubair Arifin mendorong Pemkab Kobar agar dapat menindak lanjuti aspirasi masyarakat Desa Keraya di Kecamatan Kumai terkait pembangunan penyangga atau siring pantai di wilayah pesisir desa tersebut.