Warga Palangka Raya Diimbau Jaga Fungsi Drainase
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengajak warga untuk bersama-sama menjaga fungsi drainase.
Koresponden
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengajak warga untuk bersama-sama menjaga fungsi drainase.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, meminta kepada kepala dinas untuk mewujudkan pelayanan publik yang modern.
Stunting merupakan masalah serius di banyak daerah termasuk di Palangka Raya.
Hal ini disampaikan dalam rangka menjaga integritas dan keadilan dalam proses seleksi CASN PPPK yang sedang berlangsung hingga 2 Desember 2023.
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.
Ia menilai reformasi birokrasi bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi sebuah komitmen untuk meningkatkan kualitas pemerintahan.
Hera menyatakan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses demokrasi menjadi kunci keberhasilan, dan pelayanan yang baik menjadi pondasi utama.
Hera menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi masalah stunting di wilayahnya.
Dengan partisipasi 931 peserta, seleksi ini tengah berlangsung dengan antusiasme tinggi dan dijadwalkan berakhir pada 2 Desember mendatang.
Tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Palangka Raya mendapat sorotan dari Pj Wali Kota, Hera Nugrahayu.
Ada 931 peserta mengikuti seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Palangka Raya.
Taman ini diakui sebagai Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) terbaik dan berhasil meraih skor tertinggi nasional dengan mencapai 508 dari skor maksimum 510
Politisi PDIP ini menilai ketika politik dipenuhi kelompok muda, itu artinya pengaruh politik generasi muda akan semakin kuat.
Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf meminta pemerintah daerah memberdayakan peternak lebah karena memberikan banyak manfaat untuk lingkungan.
Wahid menekankan MPP Huma Betang memiliki potensi besar sebagai pusat layanan publik sehingga harus mampu sebagai pusat informasi dan pelayanan yang memudahkan masyarakat.
Hal ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Para honorer ini menyatakan keprihatinan mereka dan menganggap kebijakan tersebut sebagai ancaman serius terhadap keberlangsungan status mereka sebagai pegawai non-ASN.
Hal ini disampaikan saat memimpin apel rutin pada Senin, 20 November 2023. Ia menekankan pentingnya mengikuti arus zaman.
Pemerintah setempat berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengungkapkan 13 instansi tersebut melibatkan beragam bidang, termasuk pajak, kependudukan, ketenagakerjaan dan kesehatan.