Dewan Kalteng: Utamakan Pembangunan Berkelanjutan
Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Agie, menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial dalam setiap pembangunan.
Koresponden
Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Agie, menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial dalam setiap pembangunan.
Abdul Hafid, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kotawaringin Timur dan Seruyan, menekankan pentingnya para pelajar untuk melek digital dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap pakai di era globalisasi.
Pentingnya perhatian pemerintah terhadap akses infrastruktur jalan
Anggota DPRD Provinsi Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) II (Kotawaringin Timur dan Seruyan), Wengga Febri Dwi Tananda, menekankan pentingnya subsidi harga pupuk bagi masyarakat yang bekerja di sektor pertanian.
Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Yeni Maria Marselina Kahta, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan untuk lebih proaktif dalam menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal guna mengatasi masalah pengangguran.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dari Daerah Pemilihan II (Kotawaringin Timur dan Seruyan), Pipit Setyorini, meminta perusahaan perkebunan untuk lebih memperhatikan aspek lingkungan jangka panjang.
Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kotawaringin Timur dan Seruyan, Hero H. Mandaouw, menegaskan bahwa peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan di tengah masyarakat.
Pentingnya mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial dalam setiap pembangunan
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas, Asdy Narang, menegaskan pentingnya perhatian terhadap kondisi pendidikan di daerah pedesaan.?
Willy Midel Yoseph, bakal calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan kunjungan ke Desa Waringin Agung, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur.?
Bakal Calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Willy Midel Yoseph (WMY), menyampaikan komitmennya untuk mengedepankan keadilan bagi semua agama dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin.
Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Willy M. Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya, turun langsung ke Kelurahan Pahandut Seberang dalam acara Titik Temu untuk menyerap aspirasi masyarakat. Warga setempat menyampaikan harapan mereka terkait pembenahan lingkungan dan peningkatan fasilitas publik.
Panglima Jilah, pemimpin besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), secara resmi menyatakan dukungannya kepada Willy M?Yoseph (WMY) untuk maju sebagai calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng). Dukungan ini, menurutnya, didasarkan pada persahabatan yang telah terjalin lama antara dirinya dan WMY.
Willy Midel Yoseph, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) dan bakal calon Gubernur Kalimantan Tengah, hadir dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kalteng pada Kamis, 19 September 2024.
Syahrudin Durasid, Humas Tim Pemenangan pasangan Willy-Habib, menegaskan pentingnya netralitas pemimpin daerah dalam pemilihan kepala daerah. Ia mengingatkan agar pemimpin daerah tidak terlibat dalam mendukung salah satu pasangan calon.
Ritual adat Bahajat Eka Pasah Patahu yang diadakan warga Pahandut, Jalan Kalimantan, Palangka Raya, menunjukkan dukungan kepada bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah?Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail Bin Yahya (Willy-Habib).
Sandung almarhum Kakek Willy Midel Yoseph di Desa Bawan, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, terletak strategis di Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya-Kuala Kurun, di tepi Sungai Kahayan.
Arton? juga bisa memperjuangkan inisiatif yang melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam secara bijak
Acara ini?untuk memberikan pembekalan dan pemahaman yang mendalam mengenai tugas, pokok, dan fungsi para anggota DPRD
Keterlibatan ini memastikan bahwa kebutuhan dan perspektif generasi muda diakomodasi dalam kebijakan yang diterapkan, sehingga lebih relevan dengan kondisi dan tantangan terkini