Dewan Kalteng Minta BPOM Awasi Makan dan Minuman untuk Berbuka Puasa
Sampel sejumlah makanan maupun minuman dianggap sangat penting dilakukan uji klinis untuk memastikan makanan/minuman dijual ini aman dikonsumsi.
Koresponden
Sampel sejumlah makanan maupun minuman dianggap sangat penting dilakukan uji klinis untuk memastikan makanan/minuman dijual ini aman dikonsumsi.
Dirinya juga meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan edukasi, pendekatan dengan persuasif dan memberikan pendampingan kepada para pedagang.
Langkah ini dianggapnya, penting? untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan melekat pada pasar wadai Ramadan.
Katanya objek wisata tersebutbmerupakan sebuah kawasan pelestarian plasma nuftah ekosistem hutan rawa yang di golongkan ke tipe hutan tropik dataran rendah, dengan mayoritas struktur tanah berawa dan bergambut.
Tujuan pihaknya melakukan pembenahan juga katanya untuk menumbuhkan nilai, sikap dan semangat konservasi pada diri pengunjung serta kalangan anak-anak.
Dirinya mengimbav?masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di Kalteng, karena pihaknya telah bekerjasama dengan Porum Bulog serta pihak terkait lainnya.?
Kantor Bulog Wilayah Kalteng melakukan pencegahan penjualan beras Program SPHP melebihi HET melalui 248 mitra yang tersebar di berbagai daerah di kabupaten dan kota.
Takjil yang sehat katanya untuk memberi jaminan pada masyarakat, semua makanan yang beredar aman dikosumsi.
Katanya semua bahan kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga murah karena adanya bantuan subsidi dari Pemprov Kalteng
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng,?Ahmad Toyib?menyikapi kondisi sebagian daerah yang dilanda banjir.
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustan Saining mengatakan,?berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 216/PMK.07/2021 tentang penggunaan, pemantauan, dan evaluasi Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR), maksimal 30 persen dari alokasi DBH DR atau sisa DBH DR yang dapat digunakan untuk kegiatan strategis lainnya guna mendukung perekonomian daerah/?
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mempersiapkan dan menyusun strategi menghadapi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla 2024 ini,?yaitu melalui Dana Bagi Hasil-Dana Reboisasi atau DBH-DR Rp?211 miliar dan Belanja Tidak Terduga?atau BTT Rp?150 miliar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Sekda Kalteng Nuryakin?melantik?Pimpinan Tinggi Pratama yakni?Rizky Ramadhana Badjuri?sebagai Kepala Dinas Perkebunan. Pelantikan juga dilaksanakan kepada Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Dinas Dukcapil, RSUD dr?Doris Sylvanus, dan Dinas Kehutanan, Kamis, 14 Maret 2024.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng M Reza Prabowo menanggapi adanya aksi demo mahasiswa yang berkatan dengan beasiswa Tabungan Beasiswa Berkah (TABE) yang akan…
Orang tua korban melakukan pembongkaran makam jasad bayi untuk dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya.?Pembongkaran makam?pada tanggal 11 Maret 2024 pukul 07.00 WIB, berikut dilakukan autopsi itu?dengan harapan menambah alat bukti lain dalam kasus dugaan malapraktik.
Kepala BPS Provinsi Kalteng Eko Marsoro mengatakan, daging ayam ras salah satu komoditas yang menyebabkan inflasi.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik Pudji Ismartini mengatakan, komoditas yang paling dominan memberikan andil inflasi adalah beras.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melaksanakan Festival Ramadhan atau Ramadan Fest 1445 Hijriah di area Bundaran Besar Palangka Raya, dengan menggandeng sekitar 75 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam sepekan ke depan.
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran beserta Ustadz Riza Muhammad dan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, melaksanakan salat Magrib berjemaah pada hari pertama puasa, bertempat di Halaman Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa 12 Maret 2024.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) Menjaga eksistensi kearifan lokal (local wisdom) dan mengenalkan kebudayaan pada momentum Ramadan Festival 1445H di sekitar kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.