Kasus Positif Covid-19 Pertama di Sukamara Patut Diantisipasi
Sukamara harus berkaca dari kasus Kabupaten Kotawaringin Barat yang semula 2 orang, kemudian menjadi 4 orang, dan menjadi 27 orang hanya dalam waktu 31 hari
Sukamara harus berkaca dari kasus Kabupaten Kotawaringin Barat yang semula 2 orang, kemudian menjadi 4 orang, dan menjadi 27 orang hanya dalam waktu 31 hari
Dalam pencapaian ini?PMI bekerja sama dengan perangkat desa agar bisa melakukan pendekatan secara kekeluargaan dalam penyampaian informasi viris corona
Dalam kesempatan ini Riyandi mengucapkan terima kasih kepada kepada mahasiswa yang telah berperan aktif dalam membantu menjaga kampung, mengingat peran serta semua pihak memang sangat dibutuhkan
Pemotongan anggaran tidak berlaku bagi satuan organisasi perangkat daerah seperti dinas kesehatan, BPBD dan RSUD Sukamara
Refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan covid-19 sudah disampaikan Pemkab Sukamara kepada DPRD. Baik sebelum dan sesudah pemotongan.
Sekda Sukamara, Sutrisno menegaskan, refocusing dan relokasi anggaran untuk penanganan covid-19 tidak dilakukan pemkab secara diam-diam.
video conference (vicon) yang dilakukan selama ini adalah bentuk koordinasi yang didesain oleh pusat untuk menghindari penyebaran virus corona, mengingat pandemi covid-19 adalah bencana nasional.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan bahwa penyelesaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kabupaten Sukamara saat ini sudah mencapai 91 persen.?
Biaya Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 58 miliar yang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Sukamara untuk penanganam covid-19 saat ini masih utuh.
Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Sekretaris Daerah, Sutrinat?menegaskan?bahwa penggunaan dana CSR perusahaan dilakukan sesuai dengan anturan?dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sekda?Sukamara?Sutrisno mengatakan, penggunaan dana CSR untuk covid-19 tidak sembarangan, harus langsung perintah dari pimpinan.
Pemerintah Kabupaten Sukamara mempersiapkan anggaran Rp 67,5 miliar untuk penanganan virus corona di Bumi Gawi Barinjam. Anggaran ini berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) dan Biaya Tidak Terduga (BTT).
Para pembeli juga diharuskan untuk menggunakan masker, mengingat adanya peningkatan aktivitas warga diluar rumah pada sore hari
Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Sukamara diharapkan tetap bersemangat menjalankan tugas meskipun telah masuk dalam zona merah.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukamara akan melacak riwayat interaksi pasien positif covid-19.?Salah satunya, masyarakat yang pernah kontak langsung.
Bupati Sukamara, Windu Subagio, mengatakan pasien positif covid-19 merupakan warga Desa Sungai Damar, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara. Yang bersangkutan?merupakan klaster Pondok Pesantren di Temboro, Jawa Tengah.
Kasus positif covid-19 akhirnya muncul di satu-satunya kabupaten yang berstatus zona hijau, yakni Sukamara. Dengan hasil itu, seluruh kabupaten/kota di Kalteng menjadi zona merah.
Meski?upacara dilakukan dengan online akibat pandemi corona virus disease atau Covid-19, namun kegiatan tetap berlangsung hikmat
Di kawasan ini?dibagikan sekitar 900 masker dan menempatkan 40 unit sarana cuci tangan yang bisa digunakan oleh masyarakat
Meskipun adanya anjuran untuk ibadah di rumah selama ramadan akibat pandemi covid-19, DPRD Sukamara ajak agar kualitas ibadah jangan pernah surut.