BLT Dana Desa Kabupaten Sukamara Mulai Disalurkan
Penerima bantuan langsung tunai dana desa adalah keluarga miskin non PKH non bantuan pangan non tunai atau BPNT yang kehilangan mata pencaharian
Penerima bantuan langsung tunai dana desa adalah keluarga miskin non PKH non bantuan pangan non tunai atau BPNT yang kehilangan mata pencaharian
? Bupati Sukamara, Windu Subagio berharap agar seluruh desa bisa segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa kepada masyarakat.
Dishub juga akan menempatkan petugas yang akan berjaga pada saat jam tutup pintu masuk
Pemerintah Kabupaten Sukamara akan memberlakukan jam buka dan tutup di jalur?masuk kendaraan.?Sebelum penerapan, akan dilakukan sosialiasi terlebih dahulu.?
Sebagai relawan, maka pendaftar dengan rela sepenuh hati membantu pemerintah untuk menjaga wilayah Bumi Gawi Barinjam agar tetap aman hingga wabah corona virus berakhir
Saat ini situasi Sukamara yang masih dalam zona hijau tidak lepas dari pertolongan Allah SWT, mengingat banyaknya informasi adanya warga yang berhasil lolos dalam pemantauan
Dalam rangka menghalau masuknya covid-19, Bupati Sukamara menginstruksikan?setiap Satuan Organisasi Perangkat Daerah atau SOPD untuk membina desa dalam rangka penanganannya.
Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar rapat bersama seluruh Kepala SOPD untuk fokus?percepatan penanangan virus corona atau covid-19.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara akan melakukan uji swab terhadap 3 ODP yang menunjukkan hasil reaktif setelah pemeriksaan rapid test.
Tiga warga Kabupaten Sukamara berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) dinyatakan reaktif setelah pemeriksaan rapid test oleh Dinas Kesehatan Sukamara.
RSUD Sukamara terus lakukan pesiapan untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi ditengah pandemi corona virua disesase atau covid-19, salah satunya membemtuk tim gerak cepat penanangan.
Bupati Sukamara?Windu Subagio secara pribadi menyumbang sebanyak 110 Alat Pelindung Diri (APD) untuk RSUD dan Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas di Sukamara.
? Pandemi Covid-19 masih terjadi, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Sukamara akan tutup wisata pantai pada lebaran nanti, karena di khawatirkan adanya penumpukan orang banyak.
Dampak dari pandemi Covid-19 membuat beberapa proyek yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Sukamara pada tahun ini terancam bantal, mengingat besarnya anggaran yang dialihkan untuk penanganan.
Sampai saat ini bupati belum dapat angka pasti dari 50 persen anggaran tersebut, namun semua akan dipenuhi sesuai dengan yang diperintahan
Dalam situasi saat ini Pemkab Sukamara kembali memperpanjang pengalihan kegiatan belajar di rumah sampai 30 Mei 2020
Dalam edaran ini disampaikan pengalihan kegiatan pembelajaran di rumah yang semula berakhir 28 April 2020 diperpanjang sampai Sabtu 30 Mei 2020
Polres Sukamara mengajak masyarakat untuk tetap berada di rumah selama pandemi covid-19. Imbauan itu disampaikan melalui lagu berbentuk video klip.
PMI Kabupaten Sukamara berharap?agar desa memberikan dukungan kepada ikatan mahasiswa yang berperan aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19.
PMI Kabupaten Sukamara mengapresiasi atas upaya ikatan mahasiswa wilayah setempat yang ikut terlibat dalam pencegahan penyebaran covid-19.