Dampak Corona, Penghasilan Pedagang Makanan di Pelabuhan Speetboat Menurun
Dampak virus corona atau covid-19 membuat penghasilan pedagang makanan di pelabuhan speet boad mengalami penurunan jauh dari biasanya.
Dampak virus corona atau covid-19 membuat penghasilan pedagang makanan di pelabuhan speet boad mengalami penurunan jauh dari biasanya.
Pemkab Sukamara bersama Polres Sukamara menggelar petroli sekaligus menyampaikan imbauan untuk tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mulai membagi bahan pangan bagi sejumlah warga terdampak Covid-19.
Setiap orang yang masuk ke Sukamara dari daerah terpapar virus corona maka akan kita karantina 14 hari
Pasien ini?adalah mahasiswa yang ingin pulang kampung ke Sukamara setelah tiba di Pangkalan Bun yang bersangkutan menginap terlebih dulu
Meski?libur sekolah kembali diperpanjang karena situasi yang belum aman, namun aktivitas belajar di rumah harus selalu aktif dalam mengisi waktu
Polres Sukamara tingkatkan pengamanan dan memonitor kegiatan pendatang untuk cegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 di Bumi Gawi Barinjam.
Bupati Sukamara, Windu Subagio bersama terkait memantau kesiapan Balai Pelatihan Guru (BPG) sebagai tempat karantina bagi warga yang datang dari daerah terpapar covid-19.
Bupati juga kengapresiasi ormas dan organisasi pemuda yang telah ikut serta memerangi virus corona dalam menjaga daerah
Bilik disinfectan ini?dipasang di Pasar Saik, sehijgga warga yang datang berbelanja diwilayah setempat bisa menggunakannya untuk membuh virus
Selama wabah virua corona belum hilang, maka masyarakat diingatkan untuk membatasi diri dalam melakukan aktifktas di luar rumah, terutama untuk hal-hal yang tidak penting
Masyarakat Kabupaten Sukamara yang berada di luar daerah diimbau untuk tidak pulang kampung lebih dulu.?Terutama yang berasal dari daerah terpapar covid-19.
Pemberlakukan karantina dilakukan dengan cepat meskipun dengan kondisi yang seadanya, sehingga untuk kebutuhan lainnya bisa dicukupi dengan waktu berjalan
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan, warga dari luar daerah?yang ingin melakukan isolasi mandiri harus mengantongi surat izin resmi dari petugas kesehatan.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara akan menerapkan langkah karantina bagi warga yang baru datang dari luar daerah, khususnya daera terpapar covid-19.
Pemerintah Kabupaten Sukamara kembali menggelar rapat?koordinasi pengendalian percepatan penanganan wabah covid-19, Senin, 30 Maret 2020.
Direktur RSUD Sukamara, dr Eflin Sianipar berharap, agar setiap warga yang diduga terpapar covid-19 untuk bisa bekerjasama dalam pemberian informasi diri.
RSUD Sukamara siap menangani pasien terduga covid-19 dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang tersedia.
RSUD Sukamara menerima sebanyak 10 Alat Pelindung Diri atau APD untuk menangani pasien yang diduga terpapar corona virus disease atau covid-19.
BORNEONEWS, Sukamara - Kapolres Sukamara AKBP I Gede Puji Dedy Ujiana mengatakan, kegiatan patroli gabungan untuk memantau aktivitas masyarakat cegah wabah virus corona atau covid-19 akan terus…
DPC?Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra Sukamara mengajak masyarakat di Bumi Gawi Barinjam untuk menciptakan situasi damai pada Pilkada 2020.