10 Warga Sukamara Berstatus Orang Dalam Pemantauan
Sebanyak 10 warga Kabupaten Sukamara berstatus?sebagai Orang Dalam Pemantauan atau ODP virus corona.
Sebanyak 10 warga Kabupaten Sukamara berstatus?sebagai Orang Dalam Pemantauan atau ODP virus corona.
Kapolres Sukamara, AKBP I Gede Putu Ujiana menyampaikan maklumat kepada masyarakat?dalam rangka penanganan virus corona di Bumi Gawi Barinjam.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan?bahwa dalam vidio converence bersama Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, semua pihak diminta untuk?serius menangani Covid-19.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengukuti vidio conference bersama Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran terkait perkembangan penanganan Covid-19.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara diharapkan dapat memperhatikan petugas kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.
BORNEONEWS, Sukamara - Kekurangan Alat Pelundung Diri (APD) menjadi kendala yang dihadapi petugas Puskesmas Sukamara dalam penanganan pencegahan Covid-19. "Untuk kendala yang kami hadapi saat ini…
Pengecekan kesehatan dilakukan sesuai data yang diperoleh puskesmas melalui telfon maupun dari pihak lainnya
Setiap warga yang sudah diperingati untuk dapat melaksanakan protokol isolasi mandiri dengan benar untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19
Setiap ODP dipeggang penuh oleh satu perawat yang akan selalu memantau perkembangan kesehatan warga tersebut
Setiap ODR yang sudah menunjukan gejala klinis maka bisa meningkat statusnya menjadi Orang Dalam Pengawasan atau OPD
Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar sosialiasi antisipasi Corona Virus Disease atau Covid-19 di kecamatan, Selasa, 24 Maret 2020.
Dinas Perhubungan (Dishub) Sukamara memperketat pemantauan jalur masuk Kota Sukamara untuk cegah Corna Virus Disease atau Covid-19.
Dinas Perhubungan (Dishub) Sukamara kekurangan personel untuk memantau masuknya kendaraan di wilayah Bumi Gawi Barinjam dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.
Dinas Perhubungan (Dishub) Sukamara memantau 7 pintu masuk ke daerah Bumi Gawi Barinjam untuk cegah penyebaran Covid-19.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara akan menyiapkan Balai Pelatihan Guru (BPG) sebagai tempat isolasi bagi keluarga pasien?
Masyarakat Kabupaten Sukamara diharapkan untuk dapat mengikuti fatwa MUI dalam pelaksanaan ibadah ditengah wabah Virus Corona.?
Bagi warga yang masih nekat untuk tetap menggelar acara, maka akan dibubarkan sesuai dengan?protokal dalam mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19.
Aksi jaga kampung yang digagas beberapa organisasi di Kabupaten Sukamara juga menyediakan tempat cuci tangan di tempat-tempat ramai.
Sarana dan prasarana penanggulangan Virus Corona di Kabupaten Sukamara masih kurang. Kendati demikian, petugas kesehatan diminta untuk tetap laksanakan tugas dengan maksimal.
Aksi jaga kampung yang digelar oleh gabungan organisasi di Kabupaten Sukamara bertujuan untuk menggugah masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.