Sekda Sukamara: Patroli Karhutla akan Kembali Ditingkatkan untuk Pencegahan
Sekda Sukamara Sutrisno mengatakan, pemkab bersama pihak terkait akan memperbanyak kegiatan patroli sebagai upaya pencegahan Karhutla atau kebakaran hutan dan lahan.
Sekda Sukamara Sutrisno mengatakan, pemkab bersama pihak terkait akan memperbanyak kegiatan patroli sebagai upaya pencegahan Karhutla atau kebakaran hutan dan lahan.
Sekda Sukamara Sutrisno mengatakan, rencana kenaikan status darurat Karhutla dilihat dari sejumlah indikasi yang terjadi.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sukamara Wariyanto mengatakan, tidak meratanya keberadaan pengkalan elpiji bersubsidi di Kabupaten Sukamara juga menjadi kendala, karena harga mahal.
Pemkab Sukamara akan kembali menata pangkalan elpiji bersubsidi. Ini bertujuan untuk mengendalikan tingginya harga tabung gas 3 kilogram tersebut.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara akan tingkatkan kebutuhan petugas pemadam kebakaran, terutama peralatan di lapangan. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya status kebakaran hutan dan lahan di Sukamara menjadi siaga darurat.
Pemkab Sukamara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memberikan dukungan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Manggala Agni, dalam penanganan kebakarna hutan dan lahan.
Kasus kebakaran lahan di Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, tenyata banyak yang tidak tertangani. Pasalnya, mengingat lokasinya yang jauh dan lokasi yang sulit dijangkau.
Pemerintah Kabupaten Status menaikkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal itu mengemuka dalam rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara, M Fahmi Rizali mengingatkan masyarakat harus peduli kesehatan, teruntama dalam kondisi kabut asap dan udara yang kurang sehat saat ini.
Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Sukamara membagikan 500 lembar masker kepada pengendaran dan penjalan kaki yang melintas di jalur Lampu Merah atau di depan Kantor Kecamatan.
Kualitas udara kurang baik akibat kabut asap yang mulai muncul seminggu terakhir, Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Sukamara menggelar bagi-bagi masker kepada pengendara dan pejalan kaki yang melintas di jalur Lampu Merah atau di depan Kantor Kecamatan.
Jabatan kepala Desa Sekuningan Baru, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, akan ditetapkan dengan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) berdasarkan hasil musyawarah pihak terkait di desa tersebut.
Kekosongan jabatan kepala Desa Sekuningan Baru, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, akan diisi Pejabat Sementara (Pjs).
Pelatihan Pemandu Wisata Alam (Ekowisata) yang digelar Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Diporapar) Kabupaten Sukamara, Kamis, 5 September 2019, diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sukamara, Ahmad Zunani mengatakan, daerah ini memiliki potensi wisata yang sangat baik.
Peserta pelatihan Pemandu Wisata Alam atau Ekowisatb bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) diminta mengikuti kegiatan dengan serius. Sehingga, bisa menyerap materi yang disampaikan dalam rangka meningkatkan pengetahuan untuk pengelolaan wisata di desa masing-masing.
Peserta pelatihan Pemandu Wisata Alam atau Ekowisata bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sukamara mendapat beberapa materi. Salah satunya tentang pemanduan.
Kemampuan dan pengetahuan masyarakat Kabupaten Sukamara dalam mengelola wisata sangat penting. Terutama dalam mendukung ekowisata atau wisata alam.
Pelatihan Pemandu Wisata Alam (Ekowisata) yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sukamara bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bagi Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis.
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sukamara menggelar pelatihan pemandu wisata alam atau ekowisata bagi kelompok sadar wisata (Pokdarwis).