Enam Desa di Sukamara akan Laksanakan Pilkades Serentak 2019
Enam desa tersebut Desa Natai Sedawak, Desa Sungai Pasir, Desa Bukit Sungkai, Desa Sekuningan Baru, Desa Bangun Jaya, dan Desa Air Dua
Enam desa tersebut Desa Natai Sedawak, Desa Sungai Pasir, Desa Bukit Sungkai, Desa Sekuningan Baru, Desa Bangun Jaya, dan Desa Air Dua
Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar bimbingan teknis tentang pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak 2019.
Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sukamara mulai melakukan seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2019.
Produksi padi yang dihasilkan petani Desa Sungai Pasir, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara diharapkan dapat memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat setempat.
Masyarakat petani Desa Sungai Pasir, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara diingatkan untuk tidak membakar hutan dalam membuka lahan pertanian.
Lahan pertanian Desa Sungai Pasir, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara yang akan dipanen mencapai 46 hektare, dengan hasil mencapai 115 ton.
Ahmadi berharap, melalui keberhasilan para petani yang ada di Bumi Gawi Barinjam, pertanian yang ada bisa terus dan semakin berkembang. Sehingga swasembada pangan di Kabupaten Sukamara bisa terwujud.
Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan, keberhasilan pembangunan yang dilakukan akan mustahil terjadi apabila tidak adanya kerjasama yang baik.
Ketua Karang Taruna (Kartar) Sukamara Rizalul Munir berharap, melalui berbagai program yang pihaknya jalankan, masyarakat bisa melihat keberadaan Karang Karuna diwilayahnya, sehingga manfaat organisasi tersebut! bisa dirasakan orang banyak.
Ketua Karang Taruna (Kartar) Sukamara Rizalul Munir mengatakan, pihaknya akan kemabli melakukan program pasar murah dilima desa lainnya setelah Desa Sembikuan, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara hari ini, Selasa (12/3/2019).
Karang Taruna (Katar) Sukamara menggelar pasar murah di Desa Sembikuan, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara. Kegiatan yang diperuntukan bagi masyarakat menengah kebawah tersebut berujuan untuk meringankan beban warga yang ada diwilayah setempat.
Bupati mengharapkan agar para staf ahli bupati, para asisten sekda, tim percepatan pembangunan serta kepala Bappeda dan jajarannya untuk serius mempelajari seluruh usulan program dan kegiatan yang diusulkan oleh perangkat daerah.
Hal tersebut bertujuan agar program atau kegiatan yang dilaksanakan tetap selaras dengan RPJMD yang menjadi acuan kerja pemerintah daerah selama 5 tahun mendatang untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, maju dan bermartabat.
Para kepala perangkat daerah hendaknya dapat mengembangkan inovasi dan kreativitasnya dalam menggali serta memanfaatkan segala potensi sumber pendanaan.
Peran aktif para camat dalam kegiatan maupun program yang dilaksanakan di wilayahnya, yakni dapat memberikan masukan maupun solusi terhadap permasalahan-permasalahan pembangunan yang terjadi di kecamatannya masing-masing.
Tujuan dari forum gabungn daerah ini untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan usulan program dan kegiatan hasil musrembang tingkat desa dan kecamatan.
Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan, rencana kerja pemerintah daerah memerlukan perencanaan. Sehingga program yang dilaksanakan bisa lebih terarah.
Ketua Panitia Sayembara Desain Motif Batik Sukamara Chaeruddin, mengapresiasi jumlah peserta. Pasalnya, jumlah peserta yang mengirimkan karya ke panitia cukup banyak.
Pemenang lomba Sayembara Desain Motif Batik Sukamara telah diumumkan. Juara pertama atas nama Panji Ahmad dengan mendapat nilai 478.
Sejak adanya program Kawasan Rumah Pangan Lestari, sejumlah perempuan yang tergabung dalam kelompok wanita tani sudah merasakan dampaknya.