11 KK Jadi Korban Puting Beliung di Pulau Petak, BPBD Kapuas Lakukan Tanggap Darurat
Kerusakan yang ditimbulkan bencana ini cukup signifikan. Tercatat dua unit rumah mengalami rusak berat, sementara sembilan unit lainnya mengalami rusak ringan
Koresponden
Kerusakan yang ditimbulkan bencana ini cukup signifikan. Tercatat dua unit rumah mengalami rusak berat, sementara sembilan unit lainnya mengalami rusak ringan
Ketiga terduga pelaku tersebut masing-masing berinisial MI (20), KA (16), dan MDA (16)
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.40 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Jalan Seberang Masjid RT 02, Kampung Sasirangan
Berdasarkan data sementara yang telah dihimpun, jumlah jamaah yang akan hadir diperkirakan mencapai 11.672 orang
Sekitar 600 peserta ambil bagian dalam event tahunan ini. Mereka ditantang menaklukkan lintasan sejauh kurang lebih 54 kilometer yang membentang melintasi wilayah Kecamatan Basarang hingga Kecamatan Kapuas Barat, dengan karakter jalur yang beragam dan menantang adrenalin.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut beredar melalui pesan singkat warga sekitar kepada pihak relawan. Dalam laporan yang diterima, insiden orang tenggelam sudah mulai terpantau oleh pihak terkait sejak beberapa saat setelah kejadian.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi jajaran pemerintah daerah. Ucapan belasungkawa pun terus mengalir dari berbagai kalangan, baik dari rekan kerja, pejabat, maupun masyarakat yang mengenal sosoknya.
Benturan keras antara kedua kendaraan tidak dapat dihindari. Akibatnya, truk box kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik di sisi jalan. Sementara itu, mobil R4 mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan akibat hantaman.
Angin puting beliung terjadi menjelang petang dan berlangsung dalam waktu singkat. Meski begitu, kekuatan angin cukup untuk merusak sejumlah bangunan milik warga di lokasi tersebut.
Beruntung, tumbangnya pohon tidak mengarah ke badan jalan utama. Batang pohon justru roboh ke halaman salah satu rumah warga, sehingga arus lalu lintas tetap dapat dilalui meski sempat melambat.
Informasi awal diterima dari pengendara yang hendak melintasi jalur tersebut, namun terpaksa menghentikan perjalanan karena jalan tidak dapat dilalui. Kondisi ini sempat membuat arus mobilitas warga terganggu total.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga setempat setelah beredar informasi awal mengenai penemuan mayat. Namun, berdasarkan keterangan di lapangan, pria tersebut diketahui datang ke lokasi sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Informasi awal penemuan ini beredar dari warga setempat yang melaporkan kejadian tersebut melalui rekaman video.
Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan di kawasan Jalan Gubernur Soebardjo, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga mendapati pelaku tengah melakukan transaksi penjualan BBM subsidi.
Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Timbul R.K. Siregar melalui Kasi Humas Iptu Aidi Harry Suchayo menyampaikan bahwa kasus ini terungkap dari kecurigaan keluarga korban.
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Cacapan khas Banjar kini kian meluas jangkauannya, bahkan diminati warga Kuala Kapuas yang banyak dihuni diaspora suku Banjar. Tak hanya disajikan secara langsung, kuliner…
BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas, M. Wiyatno mengajak seluruh masyarakat untuk menghadiri Tabligh Akbar Kapuas 2026 yang akan digelar pada 19 April 2026 di kawasan Masjid Agung Al Mukarram…
"Salah satu fokus utama adalah pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Panitia merencanakan sterilisasi Jalan Tambun Bungai, mulai dari depan Bank Kalteng hingga kawasan Taman Adipura,"
TPA Palinget memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih optimal, terutama jika dilakukan penataan yang baik dan berkelanjutan
Di tengah kondisi tersebut, Sri Wahyuni berinisiatif masuk ke dalam rumah yang sudah terdampak kobaran api