GAPKI Dorong Peran Aktif Industri Sawit dalam Pencegahan Karhutla
Ketua GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Saiful Panigoro?menyebut bahwa industri sawit memiliki tanggung jawab besar terhadap keberlanjutan lingkungan
Ketua GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Saiful Panigoro?menyebut bahwa industri sawit memiliki tanggung jawab besar terhadap keberlanjutan lingkungan
Melalui pendekatan berbasis potensi lokal, masyarakat desa diharapkan dapat mengembangkan kemandirian ekonomi yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan
Rawing Rambang, Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalteng, menyatakan bahwa kehadiran GAPKI dalam apel ini merupakan bentuk komitmen industri sawit terhadap pencegahan Karhutla
Kegiatan Inkubasi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Sungai Bundung, Kabupaten Sukamara pada Kamis, 7 Agustus 2025 diisi dengan sesi edukatif yang diisi oleh berbagai narasumber dari sektor keuangan dan ekonomi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus memperkuat komitmen dalam mendorong inklusi keuangan di wilayah perdesaan. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Inkubasi Pengembangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang digelar di Desa Sungai Bundung, Kabupaten Sukamara.
Dalam upaya mempercepat akses keuangan di wilayah perdesaan, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD menggelar kegiatan Inkubasi Pengembangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI di Desa Sungai Bundung, Kabupaten Sukamara pada Kamis, 7 Agustus 2025.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Forum Keilmuan dan Strategi Teknologi Indonesia atau KSTI 2025 resmi digelar dengan mengusung tema “Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Melalui Penguasaan Sains dan…
Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa sektor Jasa Perusahaan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dengan capaian 14,42 persen.
Penurunan ini menurut Agnes turut dipengaruhi oleh pergeseran musim panen. Menurut Agnes, pada tahun 2024 puncak panen terjadi di triwulan kedua, sedangkan pada 2025 bergeser ke triwulan pertama.
Kelapa sawit (Elaeis guineensis) pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1848 melalui empat bibit yang ditanam di Kebun Raya Bogor oleh Dr. D. T. Pryce
Direktur Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, Eddy Abdurrahman, menegaskan bahwa industri sawit Indonesia memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk periode 201U2030. Menurutnya, sawit bukan hanya komoditas unggulan, tetapi juga instrumen pembangunan yang menyentuh tiga dimensi utama SDGs: ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Selain peningkatan produksi, BPS Kalimantan Tengah juga mencatat perluasan signifikan pada lahan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) kelapa sawit. Pada Triwulan II-2025, luas TBM naik sebesar 1,26 persen secara triwulanan dan 8,32 persen secara tahunan.
Pengamat Ekonomi Bidang Perkebunan Kalteng, Rawing Rambang, menyambut baik data tersebut. Ia menilai bahwa peningkatan produksi Crude Palm Oil (CPO) sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang mendukung.
Pertumbuhan ekonomi secara tahunan atau year-on-year/y-on-y mencapai 4,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Minyak sawit berkualitas prima memiliki kadar asam lemak bebas (FFA) tidak lebih dari 2% saat dikirim. Ini menunjukkan bahwa produk sawit Indonesia telah memenuhi standar mutu internasional
Tim pengumpul data terdiri dari peneliti bahasa, ahli sastra, dan tenaga teknis yang melakukan wawancara, observasi, serta pencatatan langsung dari penutur asli dan pelaku sastra setempat. Mereka mendokumentasikan berbagai aspek, mulai dari kosakata, struktur bahasa, hingga bentuk-bentuk sastra lisan yang masih hidup di tengah masyarakat Desa Balai Riam.
Partisipasi BPDP pada ajang ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendorong hilirisasi kelapa sawit melalui pendekatan ekonomi kreatif
Secara year-on-year atau Y-on-Y, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor Jasa Perusahaan yang melonjak sebesar 14,42 persen.
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi ini sebesar 4,99 persen secara year-on-year atau Y-on-Y pada triwulan II-2025.
Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,30 persen pada Juli 2025.