Mobil Terbakar di Pangkalan Bun
Mobil Kijang Krista berwarna biru metalik yang terparkir di pinggir jalan tepat di kiri depan toko Jaka Disk terbakar sekitar pukul 10.30 WIB
Mobil Kijang Krista berwarna biru metalik yang terparkir di pinggir jalan tepat di kiri depan toko Jaka Disk terbakar sekitar pukul 10.30 WIB
Sampai hari ini keberadaaan dua anak yaitu Suman Zaidan Fahrezi (2,6 tahun) warga Jalan Keramat RT 12 Kelurahan Kumai Hilir Kecamatan Kumai dan Raihan (18 bulan) warga Jalan Iskandar RT 18 Kelurahan Madurejo masih belum ditemukan
Guna mengantisipasi bencana banjir yang sering terjadi saat musim penghujan, berbagai pihak saat ini sudah mulai melakukan antisipasi untuk melaksanakan tindakan cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi (Stamet) Iskandar Klas III Kotawaringin Barat (Kobar) musim hujan di wilayah Kotawaringin Barat (Kobar) dan sekitarnya bakal berlangsung sejak September 2018 hingga Maret 2019.
Pascamenerima kabar tersebut, Muchtar langsung berangkat ke Kumai menggunakan kelotok untuk mengetahui kondisi anak dan cucunya.
Dengan mata berkaca-kaca menahan kesedihan mendalam, Silvia (35 tahun) korban peristiwa kecelakaan kelotok, menceritakan hingga hari kedua pencarian anak laki-lakinya yang berusia 18 bulan masih belum ditemukan.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat…
Proses pencarian korban tabrakan kelotok di Tanjung Api Api, Sungai Kumai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, memasuki hari kedua.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelotok yang digunakan oleh dua nahkoda tersebut perlengkapan pendukungnya seperti lampu penerang dan lain-lain tidak lengkap.
Saat ini tali pengikat kelotok bermuatan material yang tenggelam akibat tabrakan tersebut sudah ditemukan.
Berdasarkan data terakhir sekitar pukul 12.00 WIB tim gabungan sudah menyiapkan alat selam guna mencari keberadan dua korban anak-anak yang masih hilang yaitu Suman Zaidan Fahrezi (2,6 tahun) warga Jalan Keramat RT 12 Kelurahan Kumai Hilir Kecamatan Kumai dan Raihan (1,2 tahun).
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebuah kecelakaan transportasi air telah terjadi di Tanjung Api-api Daerah Aliran Sungai (DAS) Kumai Kotawaringin Barat, Selasa (20/11/2018) tengah malam tadi. Dua kelotok…
Saat ini wilayah Kobar sering terjadi kebakaran dan diharapkan bisa diminimalisasi ke depannya
Walaupun status Jalan Pakunegara yang merupakan jalan provinsi, namun Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) berinisiatif melakukan perbaikan jalan yang rusak akibat adanya lubang besar lantaran aliran air dibawah tanah yang terdalat di pertigaan Jalan Pakunegara - Ratu Mangku.
Kondisi perusahaan sudah mangkrak. Keberadaannya justru menjadi beban bagi pemerintah daerah, sehingga harus dievaluasi
Dari 1441 pelamar yang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bersaing mengisi 232 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kotawaringin Barat (Kobar), ternyata hanya 60 pelamar yang berhasil lolos tes yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Tidak terima lantaran dirinya dilecehkan oleh orang tak dikenal saat di jalan selepas pulang kerja, RS, seorang perempuan warga Desa Pasir Panjang, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar) mengadukan peristiwa yang menimpanya ke Mapolsek Arut Selatan, Sabtu (17/11/2018).
Adanya sisa timbunan hasil galian drainase yang tidak rata dan berlubang di Jalan DAH Hamzahm, depan Kantor Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar, menuai protes dari warga sekitar.
Kakak korban mendatangi kantor Satlantas Polres Kobar untuk mengklarifikasi kabar yang berkembang dan semakin melebar terkait kasus kecelakaan yang sempat dikatakan sebagai tabrak lari di grup Informasi Fasilitas Layanan Publik Pangkalanbun.
Walaupun PU Garuda Indonesia Tbk melalui anak usaha PT Citilink Indonesia mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air Group yang terdiri dari maskapai Sriwijaya dan NAM Air dalam bentuk Kerjasama Operasi namun dalam operasional tetap dilaksanakan oleh jajaran personel dari dua maskapai itu