Ribuan Personel Badan Penanggulangan Bencana Waspada Karhutla
Ribuan personel Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran di Kalimantan Tengah siap bekerja keras untuk mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Tag
Ribuan personel Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran di Kalimantan Tengah siap bekerja keras untuk mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupaya keras untuk mencegah secara dini ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, menyamakan persepsi dengan instansi terkait, soal penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan. Hal itu dibahas melalui rapat koordinasi, Jumat, 21 Juni 2019.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, ancaman kebakaran hutan dan lahan harus ditekan demi mewujudkan 2019 bebas kabut asap. Namun demikian, ia juga mengingatkan untuk tetap memperhatikan nasib para petani khususnya yang berladang di musim kemarau.
Bupati Pulang Pisau Edy Partowo mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti rapat koordinasi peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Armada yang dibutuhkan seperti kendaraan roda 2 maupun roda 4 hingga armada sungai yang bisa digunakan untuk beroperasi
Kegiatan yang gelar di halaman Stadion HM Sanusi Pulang Pisau ini dipimpin Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo dan diikuti oleh tim gabungan dari pemerintah maupun non pemerintahan
Pesan ini disampaikan saat rapat koordinasi peningkatan pengendalian Karhutla di lantai III aula Eka Hapakat, kantor Gubernur Kalteng, Kamis, 20 Juni 2019
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran membuka rapat koordinasi peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Kamis, 20 Juni 2019.
2019, besok. Kegiatan itu sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Jangan gara-gara kebakaran hutan dan lahan itu menghambat rencana pemindahan ibukota pemerintahan dari Jakarta ke Kalteng.
Ratusan warga dari tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan, yakni Katingan Hilir, Tasik Payawan dan Kamipang hadir mengikuti sosialisasi bahaya kebakaran hutan dan lahan.
BPBD Barito Selatan membentuk tim reaksi cepat (TRC) dan membangun posko siaga bencana. Hal itu dilakukan pascapenetapan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi (rakor) pembentukan satuan tugas atau Satgas, dan penyusunan rencana operasi penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan 2019.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan tidak membakar hutan dan lahan dengan sembarangan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat, Kota Palangka Raya saat ini memiliki sekitar 22 sekat kanal.
Sebanyak 40 titik panas atau hotspot terpantau di Kota Palangka Raya. Data itu hingga akhir bulan ini.
Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kabakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Palangka Raya telah dibentuk. Satgas ini diketuai langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dengan wakilnya dari seluruh sektor terkait dalam penanggulangan karhutla.
Sebagai langkah antisipasi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya menyiagakan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana.