Polisi Tangkap Empat Pencuri Sarang Walet di Jabiren
Pada Jumat lalu tertangkap satu pencuri sarang walet di Desa Pilang Km 51 Jalan Trans Kalimantan Kecamatan Jabiren Raya.
Tag
Pada Jumat lalu tertangkap satu pencuri sarang walet di Desa Pilang Km 51 Jalan Trans Kalimantan Kecamatan Jabiren Raya.
Mobil tersebut milik seseorang dari luar Kotim. Dan diduga digunakan adik sang pemilik untuk melakukan tindak kejahatan pencurian sarang burung walet.
Sejauh ini, polisi masih mencari keberadaan pelaku. Kapolres berharap, pelakunya bisa segera tertangkap.
"Pada aksi pertama, dapat enam kilogram. Kemudian di aksi kedua dapat 20 kilogram," kata HS, pelaku yang dilumpuhkan polisi dengan tembakan.
Aksi perampokan gedung sarang walet terjadi di Desa Pilang, km 51 Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Jabiren Raya, Jumat (29/6/2018) malam. Saat beraksi, kawanan ini melumpuhkan Diwung, penjaga gedung walet itu.
Kedatangan pelaku membuat anjing di lokasi gedung sarang walet bereaksi dan menggonggong. Diwung sempat melepaskan tembakan menggunakan senapan angin ke arah bunyi suara anjing.
Satu pelaku diamankan di Polsek Jabiren Raya setelah ditembak kakinya. Delapan lainnya masih kabur.
Delapan pelaku lainya berhasil melarikan diri. Diduga mayoritas pelaku bersembunyi dalam hutan.
Korban pecah kaca mobil bernama Rusli menyebut tidak merasa dibuntuti seseorang. Uang Rp20 juta yang digasak pencuri itu baru saja diambil di salah satu bank di Jalan A Yani, Palangka Raya, Jumat (29/6/2018).
Aksi pencurian dengan pemberatan bermodus pecah kaca mobil terjadi di Palangka Raya, Jumat (29/6/2018). Pelaku menggasak uang tunai Rp20 juta milik korban, Rusli.
Saat digeledah, di dalam mobil itu ditemukan sepucuk senjata api, sarang walet, hingga alat panen yang diduga untuk mencuri.
Pelaku diduga lebih dari satu orang. Sampai saat ini anggota Polsek Parenggean masih menyelidiki kasus kecelakaan ini
Agar tidak dicurigai usai melakukan pencurian, sehari kemudian kedua tersangka sengaja mampir bertamu ke rumah korban.
Mereka mencuri 2.000 besi teralis, 2.500 meter besi grill penutup saluran pembangunan air serta 750 buah pipa pemadam kebakaran yang berada di dalam bangunan Pasar Indrasari yang baru dibangun. Total kerugian akibat aksi yang mereka lakukan sekitar Rp900 juta.
Selang seminggu pasca beraksi membobol toko ponsel 45 Cell di Jalan Ahmad Yani, Km 2, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Erick Santana (17) akhirnya terciduk Polisi.
Awalnya korban bangun tidur lalu makan sahur sebagai persiapan puasa. Setelah selesai, korban tertidur tapi ternyata lupa mengunci pintu bagian belakang. Pada saat bangun tidur, tiga smartphone masing-masing jenis Oppo F7, Oppo F3 dan Vivo V5 raib.
Rumah yang disatroni kedua pelaku pada Jumat (22/6/2018) malam itu milik M Abidin dan Ambo. Aksi pelaku ketahuan satpam setempat dan akhirnya tertangkap. Kemudian pelaku diserahkan ke Polsek Parenggean.
Dari kediaman korban, dua pelaku sempat berhasil menggasak laptop, VCD dan Playstation. Keduanya kini sudah diserahkan ke polisi, usai tertangkap petugas linmas dan warga.
pencurian itu terjadi pada Jumat (22/6/2018) malam. Namun aksi dua pelaku dipergoki petugas linmas desa setempat.
PT Bawan Permai mengalami kerugian Rp9 juta akibat kasus pencurian kabel yang dilakukan Ri