BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Seruyan mengusulkan penambahan dua unit bus sekolah kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Usulan ini ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan angkutan pelajar gratis di Kuala Pembuang dan sekitarnya.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Seruyan, Ahmad Nasruddin, mengatakan saat ini pihaknya mengoperasikan dua unit bus sekolah untuk melayani antar-jemput pelajar setiap hari.

Namun, jumlah tersebut dinilai belum ideal untuk menjangkau seluruh jalur pelayanan yang dibutuhkan para pelajar.

“Saat ini yang kami operasionalkan setiap hari untuk angkutan pelajar secara gratis ada dua bus sekolah, namun idealnya angkutan tersebut sebanyak empat bus,” kata Ahmad Nasruddin, Kamis, 29 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, dua bus sekolah yang tersedia saat ini melayani jalur pinggiran kota dan jalur tengah. Sementara itu, beberapa jalur lainnya belum dapat terlayani secara optimal karena keterbatasan armada.

Melalui usulan penambahan dua unit bus sekolah tersebut, Dishub Seruyan berharap cakupan layanan angkutan pelajar dapat diperluas sehingga lebih banyak siswa bisa menikmati fasilitas transportasi gratis menuju dan dari sekolah.

Menurutnya, penambahan armada menjadi salah satu upaya untuk mendukung kelancaran mobilitas pelajar, khususnya bagi siswa yang tinggal di wilayah Kuala Pembuang dan sekitarnya.

Selain membantu meringankan biaya transportasi keluarga, keberadaan bus sekolah gratis juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, terutama mereka yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor.

Dishub Seruyan berharap usulan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah pusat sehingga pelayanan angkutan pelajar gratis dapat menjangkau lebih banyak siswa dan mendukung keselamatan perjalanan mereka ke sekolah. (FAHRUL/H)